Penulis: Mei | Editor: Handa

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan buah hati, Bunda tentu akan mengajarkan berbagai ilmu agama kepada anak. Meskipun di sekolah mereka juga diajarkan oleh gurunya, akan tetapi peran Bunda juga sangat penting untuk mengajarkan berbagai ilmu agama kepada sang anak.

Selain untuk menambah pengetahuan baru, hal ini juga dapat menumbuhkan komunikasi yang baik untuk Bunda dan sang buah hati. Dalam Islam, Bunda pasti mengenal jenis-jenis najis, bukan? Ya, najis merupakan benda-benda yang dianggap kotor oleh syariat Islam dan menjadi penghalang Bunda untuk melaksanakan salat.

Bunda perlu mengajarkan kepada buah hati untuk terbebas dari najis sebelum ia melakukan salat. Nah, pengetahuan ini penting sekali untuk Bunda sampaikan pada anak agar anak paham syariat-syariat yang harus dilakukan dalam agamanya. Lantas, apa saja jenis-jenis najis dan bagaimana cara menyucikannya? Yuk, simak ulasan di bawah ini.

Jenis-jenis Najis dan Cara menyucikannya

Jenis-jenis najis yang Bunda kenali sudah terdapat pada sebuah kitab yang ditulis oleh Syaikh Salim bin Samir Al-Hadrami dalam Kitab Safinatun Naja. Kitab tersebut telah menggolongkan najis menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Najis Mugholadhah

Najis mugholadhah diartikan sebagai najis yang tingkatannya paling berat. Najis ini biasanya ada pada hewan anjing, babi, dan segala keturunannya. Maka, jika anak Bunda terkena air liur anjing, baik secara sengaja maupun tak disengaja tentu harus menyucikannya terlebih dahulu.

Cara menyucikan najis ini adalah dengan membasuh bagian yang terkena najis dengan air sebanyak 7 kali. Dalam 7 kali basuhan tersebut, Bunda perlu membasuhnya terlebih dahulu dengan tanah atau pasir. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan bau atau bekas dari najis tersebut.

2. Najis Mutawassithoh

Najis yang tingkatannya sedang adalah najis mutawassithoh. Najis jenis ini kemudian dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Najis hukmiyah. Najis hukmiyah adalah najis yang wujudnya tak dapat dilihat akan tetapi baunya dapat tercium dengan jelas. Contohnya adalah bekas air kencing dan minuman keras.
  • Najis ‘ainiyah. Najis ‘ainiyah merupakan najis yang masih dapat dilihat rupa, warna, dan dapat dirasakan baunya. Contoh najis ini adalah darah haid, kotoran manusia, kotoran hewan, dan bangkai.

Jika anak Bunda terkena najis ini, maka cara membersihkannya pun cukup mudah, yaitu dengan menyiram atau mencuci dengan sabun hingga bersih dan tak ada lagi bekas yang tertinggal, baik warna, rasa, maupun baunya.

3. Najis Mukhoffafah (Najis Ringan)

Jenis najis selanjutnya adalah najis mukhoffafah. Najis ini termasuk najis yang tingkatannya paling ringan. Contoh najis ringan ini adalah air kencing bayi laki-laki yang hanya meminum susu dari ibunya.

Cara menyucikannya pun cukup mudah, yaitu dengan membasuh bagian yang terkena najis ini dengan air.

Cara Mengajarkannya kepada Anak

Setelah Bunda memahami jenis-jenis najis dan cara menyucikannya, maka Bunda perlu mengajarkan hal ini kepada sang anak. Dengan komunikasi yang tepat tentu akan membuat anak Bunda paham untuk mengenal jenis-jenis najis. Berikut adalah cara mengajarkan jenis-jenis najis kepada anak :

1. Memberikan Contoh

Berkomunikasi dengan anak tentu akan meningkatkan kedekatan Bunda dengan sang buah hati. Untuk mengajarkan jenis-jenis najis kepada anak, Bunda bisa membiasakan kepada anak dengan memberikan contoh terlebih dahulu.

Anak akan lebih mudah meniru hal-hal yang terjadi secara berulang di sekitarnya. Bunda bisa mengajarkan tata cara berwudhu sebelum melakukan salat untuk menyucikan diri.

2. Belajar Melalui Cerita

Cara lain mengajarkan anak tentang suatu hal dapat dilakukan dengan memberikan cerita kepada sang anak. Bunda bisa menceritakan pengalaman, melalui buku cerita bergambar, menceritakan kisah nabi, atau bahkan mengarang cerita sesuai dengan imajinasi sang buah hati.

3. Mengajarkan Melalui Media yang Seru

Saat ini telah banyak media yang bisa digunakan untuk belajar, termasuk mengajarkan tentang ajaran Islam kepada anak. Nah, jika Bunda ingin mengajarkan jenis-jenis najis dan cara menyucikannya, Bunda bisa mengajarkannya melalui media yang seru.

Ya, Bunda bisa memanfaatkan mainan, boneka, atau video untuk menyampaikan pengetahuan kepada sang anak. Dengan demikian anak akan lebih tertarik untuk mengetahuinya.

Itulah jenis-jenis najis yang perlu Bunda ajarkan kepada sang buah hati. Bunda bisa membangunn komunikasi yang baik untuk menyampaikan pengetahuan kepada anak.

Baca juga: