Penulis: Diana Islami | Editor: Handa

Surat Maryam terdiri dari 98 ayat di mana sebagian besar mengisahkan tentang perjalanan seorang perempuan suci dan taat ibadah bernama Maryam (Ibu Nabi Isa AS) yang dapat melahirkan seorang bayi atas izin Allah padahal Ia belum pernah dicampuri oleh siapapun. Hal itu menyebabkan banyak cacian dan makian datang menghantam, namun Maryam tetap teguh pada imannya dan sabar menghadapi masa kehamilan seorang diri tanpa bantuan dari siapapun.

Setalah bayi dilahirkan, bayi tersebut mampu memberikan kesaksian bahwa ibunya adalah perempuan baik-baik, sejak itu Maryam dapat diterima kembali oleh masyarakat. Membaca surat Maryam saat hamil dipercaya dapat memberikan kemuliaan dan keberkahan dari Al-Qur’an dan Maryam, sehingga dapat  mempermudah proses persalinan seperti persalinan Maryam.

Selain itu, diharapakan kelak anak yang dilahirkan mampu meniru Maryam yang tekun beribadah dan menjaga kehormatan dirinya. Dengan begitu, Catatan Bunda merangkum 5 cara untuk membaca surat Maryam bagi ibu hamil, yaitu:

1. Mengambil Air Wudhu Terlebih Dahulu

Sebelum membaca Al-Qur’an, Bunda disunnahkan dalam keaadaan suci dan terbebas dari najis kecil atau besar yang menempel pada tubuh. Wudhu adalah salah satu cara membersihkan diri dari hadats kecil. Dengan wudhu, Bunda bisa merasa lebih nyaman dan bersih sehingga dapat terciptanya rasa khusyuk ketika membaca Al-Qur’an.

2. Libatkan Hati dan Fokuskan Pikiran

Kunci dari terkabulnya doa adalah yakin, maka kunci dari keberkahan Al-Qur’an adalah yakin dan ikut meresapi terjemahan ayat yang tercantum. Libatkanlah hati dan fokuskan pikiran kepada Allah untuk hajat yang diinginkan ibu hamil tentu menjadi kunci untuk membaca surat Maryam ini.

Karena sangat disayangkan jika surat tersebut hanya sekedar dibaca tanpa diketahui dan diresapi makna yang terkandung di dalamnya. Fikiran juga harus fokus ya Bunda dan jangan memikirkan hal lain.

3. Sebelum Membaca Surat Maryam, Bacalah Ta’awwuz

Ta’awwuz berdasarkan mayoritas ulama adalah bacaan “A’udzubillahiminassyaithannirrajim” yang artinya Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Tujuannya untuk menjaga diri dari tipu daya godaan setan ketika sedang membaca Al-Qur’an.

4. Bacalah Surat Maryam Menghadap Kiblat dengan Pelan-Pelan dan Tenang

Duduklah dalam keadaan penuh ketenangan dan menghadap kiblat. Bacalah surat Maryam dengan pelan-pelan dan penuh penghayatan karena hal tersebut akan mempengaruhi jiwa dan membuat hati Bunda merasa lebih tenang.

5. Selesai membaca Surat Maryam, Panjatkan Doa dengan redaksi sendiri

Bunda dapat bebas menentukan doa apa yang ingin dipanjatkan terkhusus doa-doa yang berkaitan dengan kehamilan, proses persalinan dan anak. Ada salah satu ayat dalam surat Maryam yang bagus untuk Bunda panjatkan secara berulang agar dapat memperoleh keturunan yang soleh dan soleha yaitu:

وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُنْ جَبَّارًا عَصِيًّا

“Dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.” (QS. Maryam ayat 14)

Nah, itulah beberapa penjelasan tata cara membaca surat Maryam yang benar untuk ibu hamil. Jangan lupa diamalkan ya Bunda, agar senantiasa diberikan keberkahan serta dilindungi oleh Allah dari hal-hal yang tidak diinginkan untuk Bunda dan calon bayi.

Baca juga: