Penulis: Vinna | Editor: Handa

Menginjak usia satu tahun, si kecil mulai mengenal permainan dan menyukainya, ya Bunda. Banyak pilihan permainan menarik yang bisa Bunda berikan untuk si Kecil. Mulai dari permainan yang dilakukan di dalam rumah sampai di luar rumah bisa menjadi pilihan Bunda.

Namun, Bunda tidak bisa sembarangan memilih permainan untuk buah hati karena permainan yang dipilih harus memiliki manfaat dalam membantu mengembangkan sensorik dan motorik si Kecil. Lantas, apa saja permainan untuk si kecil di usia satu tahun? Berikut ini beberapa pilihan permainan untuk perkembangan sensorik dan motorik untuk anak usi 1 tahun, antara lain:

1. Melompat

Melompat adalah cara yang bagus untuk melepaskan energi dan juga merangsang indra gerak si kecil. Ada banyak jenis lompatan yaitu lompat tali, trampolin, dan duduk di atas bola gym ball.

Bunda bisa mencoba mengatur rintangan yang menantang untuk si Kecil seperti memanjat dan melompati benda-benda kecil di depan mereka. Bunda dapat melakukan ini di luar rumah menggunakan batu kecil atau mainan dan atau bisa melakukannya di dalam rumah menggunakan selimut, bantal, dan boneka sebagai rintangan.

2. Bermain di Kolam untuk Anak

Selama si Kecil tidak keberatan menjadi basah akibat air, Bunda bisa membuat si Kecil bermain di kolam untuk bayi. Hal itu akan memungkinkannya untuk terlibat dalam permainan di dalam kolam untuk bayi demi perkembangan sensorik dalam keseluruhan tubuh si Kecil.

Jika Bunda memiliki kolam untuk bayi, isilah dan sediakan beberapa cangkir, bola, dan barang-barang rumah tangga lainnya untuk mereka mainkan di dalam air. Kalau Bunda tidak memiliki kolam untuk bayi, Bunda cukup menggunakan  bak atau pot lalu isi dengan air dan biarkan si Kecil bermain air sepuasnya.

3. Bermain Spons

Untuk melakukan permainan ini, Bunda membutuhkan spons baru yang bersih, air, dan dua mangkuk untuk bermain permainan yang berguna untuk membangun keterampilan motorik halus ini. Isi mangkuk dengan air dan biarkan mangkuk yang lain kosong.

Si Kecil dapat merendam spons di dalam air dan kemudian memeras spons ke dalam mangkuk lainnya yang kosong. Ini adalah permainan yang dapat memperkuat tangan dan lengan bawah si Kecil.

4. Permainan Cangkir Diisi Air

Permainan ini dimulai setelah Bunda mengisi cangkir sekitar seperempat air berlebih dahulu. Lalu, beri si Kecil cangkir kosong dan pipet atau jarum suntik obat yang bersih. Kemudian, mintalah si Kecil mencoba memindahkan air dari satu cangkir ke cangkir lainnya dengan menarik air ke dalam penetes atau jarum suntik, lalu jatuhkan atau semprotkan ke dalam cangkir kosong.

Bunda juga bisa memberi si Kecil lebih banyak cangkir, menambahkan pewarna makanan ke dalam air, dan akhirnya membuat eksperimen dengan campuran berbagai warna.

5. Bermain Balon dan Gelembung

Permainan menggunakan balon dan gelembung adalah salah satu cara unik untuk membangun keterampilan motorik kasar si Kecil karena Bunda tidak bisa memprediksi ke mana si Kecil bergerak. Si Kecil dapat mengejar gelembung dan mencoba meletuskannya sebanyak mungkin.

Saat Bunda mengejar si Kecil, mereka harus berlari, melompat, melakukan zigzag, dan bergerak sambil membutuhkan keseimbangan yang berubah-ubah dan juga berat secara tiba-tiba. Hal yang sama berlaku saat si Kecil melempar dan mencoba menangkap atau menendang balon. Untuk permainan yang lebih terstruktur, Bunda dapat mengatur permainan bola voli menggunakan balon.

6. Bermain Pasir

Permainan terakhir yang bisa membantu perkembangan sensorik dan motorik anak adalah bermain pasir. Bermain di pasir sangat bagus untuk mengembangkan lebih baik keterampilan motorik, membina koordinasi tangan-mata, dan memperkuat otot si Kecil.

Dengan bermain di pasir si Kecil akan berlatih keterampilan motorik halusnya saat mereka belajar cara memegang sekop dengan benar ditangannya. Dan keterampilan motorik kasarnya dilatih ketika si Kecil mencoba mengangkat ember berisi pasir. Hampir setiap gerakan penting bagi perkembangan fisik si Kecil saat mereka melakukan permainan pasir ini.

Pemilihan permainan yang tepat oleh Bunda turut ikut berperan membantu perkembangan sensorik dan motorik si Kecil tersayang. Dan ketika sedang bermain permainan-permainan tersebut tetaplah memprioritaskan keselamatan si Kecil dan juga Bunda ya.

Baca juga: