Couple in bed at home are kissing each other

Penulis: Elvira Yolanda | Editor: Handa

Berhubungan intim bukan hanya sekedar memuaskan hasrat suami semata. Bunda perlu mencoba bermacam-macam posisi dalam bercinta agar bisa meningkatkan kualitas hubungan intim, lho. Mengetahui posisi bercinta juga dapat meningkatkan hasrat seksual bagi Bunda dan suami. Jadi, tidak hanya suami saja yang puas, Bunda juga.

Lalu, apa saja kira-kira posisi bercinta yang bisa bunda terapkan saat berhubungan intim? Catatan Bunda sudah merangkumnya dari berbagai sumber, enam posisi bercinta yang bisa Bunda coba. Yuk simak berikut ini.

1. Women on Top (WOT)

Posisi yang pertama ini merupakan posisi bercinta yang cukup mudah. Namun bisa memberikan kepuasan bagi Bunda ketika melakukannya. Caranya mudah, Bunda bisa meminta pasangan untuk terlentang dan Bunda naik di atasnya. Melalui posisi ini, Bunda dapat memegang kendali untuk memberikan kepuasan kepada pasangan.

2. Spooning

Posisi ini dapat memberikan kepuasan pada pasangan karena pada posisi ini, pasangan Bunda memiliki kuasa untuk menyentuh tubuh bunda. Selain itu, posisi ini juga memberikan kepuasan untuk Bunda. Posisi spooning memberi kesempatan pada Bunda untuk merasakan pelukan sang suami dari belakang. Ini juga dapat membuat proses penetrasi berjalan dengan baik.

3. Gaya Doggie

Bunda, posisi ini diketahui memiliki peluang terjadinya pembuahan yang baik. Bunda bisa mencobanya dengan pasangan jika memang memiliki rencana untuk memiliki buah hati. Caranya, perempuan bertumpu pada siku dan lutut lalu penetrasi dilakukan dari belakang.

Namun, posisi ini kurang terlalu disukai oleh perempuan karena terlalu mengekspos bagian bawah pada perempuan. Ini yang menjadi tugas pasangan untuk memberikan pujian agar si perempuan merasa percaya diri kembali.

4. Posisi Kaki di Bahu

Posisi ini mengharuskan wanita untuk terlentang dan mengaitkan kakinya di bahu pasangan. Posisi ini juga baik untuk memperlancar penetrasi karena sperma yang keluar akan langsung masuk ke dalam serviks.

5. Missionaris

Posisi yang terakhir ini, posisi yang paling klasik dilakukan ketika melakukan hubungan intim. Posisi ini mengharuskan pasangan Bunda berada di atas. Agar tidak bosan, Bunda bisa melakukan kombinasi dengan posisi atau gaya lain agar tidak terkesan membosankan. Meskipun demikian, posisi ini cukup baik dalam proses pembuahan karena sperma dari sang suami dapat terus sampai ke rahim Bunda.

Melakukan banyak posisi pada saat berhubungan intim memberikan sensasi menggairahkan yang bermacam-macam. Meskipun demikian, ada baiknya Bunda dapat melakukan komunikasi yang baik terlebih dahulu kepada pasangan. Komunikasi yang baik juga dapat membangun hubungan intim yang baik.

Baca juga: 

Sumber