Penulis: Aliftya | Editor: Handa

Tak hanya mengalami perubahan hormonal, kekebalan tubuh seorang perempuan yang tengah hamil biasanya juga turut berubah menjadi lebih lemah. Oleh karena itu, jangan heran jika ibu hamil cenderung rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, tak terkecuali batuk.

Persoalannya, demi menjaga kesehatan janin dalam kandungan, para ibu hamil ini tak bisa mengonsumsi sembarang obat pereda batuk. Pasalnya, ibu hamil tak disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan jika usia kehamilan belum mencapai 12 minggu—untuk menghindari efek samping yang tak diinginkan. Berikut telah Catatan Bunda rangkum sejumlah obat batuk yang dapat menjadi rekomendasi bagi ibu hamil.

1. Silex Sirup

Silex ini adalah obat herbal yang dibuat dalam bentuk sirup. Obat yang satu ini mengandung ekstrak eucalyptus oil, primula, althaea, dan serpylli yang diklaim dapat membantu melegakan tenggorokan dan pernapasan, serta mencairkan lendir. Terdapat pula thyme yang mana mengandung vitamin C, sehingga dapat memperkuat sistem imun tubuh.

2. Laserin

Sirup obat batuk yang satu ini tergolong dalam kategori jamu atau obat herbal. Ia mengandung bahan-bahan alami, seperti daun patikan kebo, jahe, ekstrak kulit kayu manis, kapulaga, cengkeh, ekstrak daun sirih hijau, daun saga, dan daun mint. Adanya sensasi hangat dari obat ini membuatnya cocok untuk untuk melegakan tenggorokan akibat batuk.

3. Panadol Cold & Flu

Obat dengan kemasan berwarna hijau ini bermanfaat untuk meredakan hidung tersumbat, batuk tidak berdahak, serta demam yang disebabkan oleh flu. Setiap tabletnya, ia mengandung mengandung paracetamol, pseudoephedrine HCl, dan dextromethorphan HBr.

Untuk diketahui, pseudoephedrine ini dapat meningkatkan tekanan darah atau mempengaruhi aliran darah dari rahim ke janin. Akan tetapi, masih aman dikonsumsi selama kehamilan dengan catatan dilakukan di bawah pengawasan dokter.

4. Bisolvon Extra

Rekomendasi selanjutnya adalah Bisolvon Extra. Obat ini mengandung zat aktif bromhexin HCl dan guaifenesin yang bekerja sebagai iritan pada saluran pernapasan. Dengan demikian, dahak atau lendir pun lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

5. Nutrimax C&C Syrup

Nutrimax C&C (Cough and Cold) mengkombinasikan bahan-bahan herbal, yakni ivy leaf, thyme, licorice, dan elderberry extract, serta diperkaya oleh rasa madu. Selain dapat meredakan batuk, ia juga berfungsi sebagai antivirus, antibakteri alami, dan antiseptik saluran pernapasan.

6. Vicks VapoRub

Oleskan balsam yang satu ini pada area leher ketika Bunda sedang batuk. Rasa hangat yang muncul dapat melegakan tenggorokan, sehingga batuk menjadi lebih ringan dan otot pun terelaksasi.

Jangan lupa untuk tetap konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut ya, Bunda. Sebisa mungkin hindari pula seseorang yang mengidap batuk, pilek, dan flu agar tidak tertular.

Baca juga:

Sumber

Halodoc. (2019). Jangan Sembarangan, Ini Jenis Obat Batuk untuk Ibu Hamil. www.halodoc.com

Honestdocs. (2019). Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Manjur dan Aman. www.honestdocs.id

Lifepack.id. (2021). Obat Silex: Manfaat, Efek Samping dan Dosis. www.lifepack.id

Tokopedia. (2021). 10 Obat Flu yang Aman untuk Ibu Hamil. www.tokopedia.com