Penulis: Aliftya | Editor: Handa

Dahak yang menumpuk di saluran pernapasan bukan saja menimbulkan rasa tidak nyaman pada bayi. Lebih dari itu, ia juga dapat menyumbat jalur nafas dan memunculkan rasa sesak. Permasalahannya, berbeda dari orang dewasa, bayi cenderung kesulitan untuk mengeluarkan dahak tersebut.

Namun begitu, Bunda tidak perlu panik. Pasalnya, terdapat sejumlah cara aman dan mudah bagi Bunda untuk membantu si kecil mengeluarkan dahaknya. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Beri Cairan atau Minum yang Cukup.

Di samping mencegah dehidrasi, mengonsumsi cairan juga dapat membantu bayi untuk mengeluarkan dahaknya. Berikan air susu ibu (ASI) untuk bayi di bawah 6 bulan. Lalu, air putih hangat untuk bayi dengan usia di atas 6 bulan.

2. Menghirup Uap Air.

Uap air dapat membuat dahak menjadi lebih encer lho, Bunda. Dengan demikian, ia pun jadi lebih mudah untuk dikeluarkan. Langkah pertama, Bunda cukup menyiapkan baskom berisi air hangat. Lalu, teteskan beberapa minyak kayu putih ke dalamnya. Selanjutnya, bawa bayi mendekat ke baskom agar ia bisa menghirup uap hangat tersebut. Posisikan bayi secara tengkurap dan beri tepukan pelan pada punggungnya.

3. Menghangatkan Tubuh.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghangatkan tubuh bayi. Pertama, yakni dengan memandikannya atau membiarkannya berendam sebentar dalam air hangat. Cara kedua ialah dengan memakaikan baju hangat dan mengoleskan minyak telon pada tubuhnya.

4. Gunakan Alat Pelembab Ruangan atau Humidifier.

Letakkan humidifier di kamar tidur bayi Bunda. Nantinya, alat tersebut berguna untuk mempertahankan tingkat kelembapan udara di dalam ruangan, sehingga dapat meredakan batuk dan hidung tersumbat. Akan tetapi, jangan lupa untuk membersihkannya secara rutin agar debu tidak menumpuk pada alat tersebut sekaligus menghindari munculnya bakteri.

5. Menggunakan Larutan Saline.

Alternatif lain untuk mengeluarkan dahak pada bayi adalah dengan memakai larutan garam atau saline drop yang bisa dibeli di apotek. Obat tersebut akan mengencerkan lendir yang menyumbat hidung, sehingga pernapasan bayi pun bisa lebih lega.

6. Berjemur pada Pagi Hari

Tak hanya bisa mendapatkan asupan vitamin D secara alami, berjemur juga menjadi salah satu cara mengeluarkan dahak pada bayi. Lakukan cara ini selama lebih kurang 10 menit antara pukul 8-10 pagi. Jangan lupa untuk tetap beri perlindungan pada si kecil dengan memakankan mereka pakaian dan tabir surya khusus untuk bayi.

7. Posisikan Bayi secara Tengkurap

Selain memposisikan bayi dengan kepala yang lebih tinggi saat ia tidur. Bunda juga dapat menidurkan si kecil secara tengkurap. Namun, pastikan jika posisi tersebut tidak menghalangi hidung dan saluran pernapasannya ya, Bunda. Sementara itu, dr. Meta Hanindita, Sp.A dalam bukunya Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun menyarankan untuk menelungkupkan bayi di pangkuan, dengan posisi kepala di bawah. Lalu, selama batuk punggungnya ditepuk-tepuk pelan.

“Baringkan bayi dengan posisi tengkurap di pangkuan. Posisikan kepala bayi lebih rendah daripada kaki, lalu tepuk lembut punggung bayi,” jelas dr. Meta Hanindita, Sp.A.

Nah, itu dia sejumlah cara yang bisa dicoba untuk mengeluarkan dahak pada bayi. Jika kondisi anak belum juga membaik, segera konsultasikan dengan dokter anak ya, Bunda!

Baca juga: 

Sumber