Penulis: Putri Arya | Editor: Handa

Tahukah Bunda, puasa di bulan Ramadhan memiliki 3 fase yaitu 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari ketiga atau terakhir. Dimana setiap fase memiliki keutamaan masing-masing. Dari ketiga fase tersebut, 10 hari pertama bulan Ramadhan menjadi fase terberat yang harus dijalani umat muslim.

Tubuh yang terbiasa makan dan minum secara teratur, dilatih untuk menahan diri untuk tidak makan dan minum dari subuh hingga datangnya magrib. Fase 10 hari pertama bulan Ramadhan juga melatih diri untuk terbiasa melaksanakan ibadah-ibadah sunnah. Berikut ini 7 keutamaan puasa 10 hari pertama di bulan Ramadhan yang perlu Bunda ketahui, yaitu:

1. Pintu Rahmat Terbuka Lebar

Allah SWT membuka lebar semua pintu rahmat-Nya pada sepuluh hari pertama di Bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa serta melakukan amalan ibadah. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”

2. Penuh Keberuntungan

Berkah dan keberuntungan akan datang untuk orang-orang yang berpuasa di 10 hari pertama bulan Ramadhan. Mereka akan selalu dalam lindungan Allah SWT serta berada dalam petunjuk-Nya. Puasa merupakan salah satu perintah Allah yang terdapat dalam Al Quran.

“Setiap perintah dalam Al Quran mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan, dan keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam Al Quran pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan (disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir (1/200)).”

3. Melatih Diri Menjalani Ibadah Sunnah

Ketika berpuasa, umat muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan. Seluruh amalan baik pun dianjurkan untuk dilaksanakan termasuk amalan dan ibadah sunnah seperti shalat Dhuha, shalat Tahajud, serta membaca Al Quran.

Melakukan ibadah sunnah pada 10 hari pertama bulan Ramadhan akan melatih dan membiasakan diri untuk menjalankan ibadah sunnah. Diharapkan hal ini akan menjadi kebiasaan yang akan berlanjut bahkan setelah bulan Ramadhan usai.

4. Mendekatkan Diri dengan Al Quran

Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al Quran sebagai ilmu dan pengetahuan serta petunjuk jalan kehidupan. Pada bulan Ramadhan, pahala membaca Al Quran dilipatgandakan. Selain itu, membaca Al Quran memberikan ketenangan hati dan pikiran serta rahmat dari Allah SWT.

“Di antara amal kebajikan yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah SWT yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadan.” (QS. Al Baqarah ayat 185).

5. Terhindar dari Perbuatan Buruk

Secara tidak langsung, menjalankan ibadah puasa turut membentengi diri dari perbuatan-perbuatan buruk. Sehingga ibadah yang dilakukan menjadi lebih berkah dan meraih banyak pahala dari Allah SWT. Oleh karena itu, berpuasa di sepuluh hari pertama bulan Ramadhan membuat kita lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dan menjauhkan dari maksiat. Menjalankan ibadah puasa di 10 hari berikutnya pun akan terasa lebih mudah karena mulai terbiasa membentengi diri dari perbuatan buruk.

6. Waktu yang Tepat untuk Berdoa

Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk berdoa dan meminta pada Allah SWT. Waktu yang tepat untuk berdoa tersebut di antaranya adalah ketika berpuasa, waktu makan sahur, dan saat adzan berkumandang

7. Persiapan Menuju Lailatul Wadar

Pada 10 hari pertama bulan Ramadhan melatih diri agar terbiasa menjalankan kebajikan dan ibadah sunnah lainnya. Seperti membaca Al Quran, berzikir, bershalawat, melaksanakan shalat sunnah, hingga bersedekah. Sehingga di hari-hari selanjutnya akan lebih bersemangat dalam beribadah sambil menanti hadirnya malam Lailatul Qadar.

Baca juga: