Penulis: Mei | Editor: Handa

Wanita yang telah melewati masa pubertas telah mengalami berbagai perubahan fisik dalam tubuhnya. Salah satu yang tak bisa dihindari adalah pertumbuhan bulu pada bagian-bagian tertentu, termasuk pada kemaluan. Hal ini biasanya membuat sebagian wanita merasa tidak nyaman dengan bulu kemaluan yang panjang. Apakah Bunda salah satunya?

Jika Bunda termasuk salah satu wanita yang tidak nyaman dengan bulu kemaluan yang panjang, tentu Bunda akan sering mencukur bulu kemaluan Bunda bukan? Nah, agar terhindar dari infeksi, Bunda perlu tahu bagaimana cara mencukur bulu kemaluan yang aman. Begini caranya :

1. Menggunakan Gunting atau Alat Cukur yang Tepat

Untuk mencukur bulu kemaluan, maka Bunda perlu alat yang tepat. Bunda bisa menggunakan gunting atau alat cukur untuk mencukur bulu kemaluan yang mulai tumbuh memanjang.

Alangkah lebih baiknya jika Bunda memiliki gunting atau alat cukur pribadi yang tidak digunakan untuk keperluan lain, sehingga hanya digunakan untuk mencukur bulu kemaluan Bunda saja. Bunda juga perlu memastikan bahwa gunting atau alat cukur yang dipakai tidak berkarat atau kotor.

2. Membasuh Kemaluan dengan Air

Sebelum mencukur bulu kemaluan, alangkah lebih baiknya jika terlebih dahulu Bunda membasuh kemaluan dengan air. Hal ini dapat memudahkan Bunda untuk mencukur bulu kemaluan yang diinginkan.

3. Mengaplikasikan Krim Cukur pada Kemaluan

Jika Bunda ingin mencukur bulu kemaluan hingga bersih, maka Bunda bisa mengaplikasikan krim cukur khusus pada bagian bulu kemaluan Bunda. Pastikan krim cukur yang dipakai aman dan tidak menimbulkan iritasi.

5. Mencukur dengan Teknik yang Tepat

Sebelum mencukur, alangkah baiknya jika Bunda mulai dengan menggunting bulu kemaluan terlebih dahulu. Setelah dirasa sudah cukup pendek, Bunda bisa melanjutkannya dengan mencukur perlahan dengan satu arah dari atas ke bawah. Jika Bunda tak ingin mencukurnya, Bunda bisa menyesuaikan ukuran bulu kemaluan yang diinginkan tanpa menggunakan alat cukur.

6. Bilas Kemaluan dengan Air

Setelah proses mencukur selesai, Bunda bisa membilas area kemaluan Bunda dengan air mengalir. Hindari penggunaan lotion yang mengandung pewangi pada area kemaluan karena hal ini dapat menyebabkan iritasi.

Setelah dilakukan pencukuran pun biasanya area vagina akan mengalami gatal. Hal ini biasa disebabkan oleh tumbuhnya bulu kemaluan yang baru. Jika hal ini terjadi, Bunda tidak disarankan untuk menggaruknya, ya! Hal itu tentu akan menyebabkan iritasi pada vagina.

7. Bersihkan Gunting dan Alat Cukur

Setelah selesai mencukur, Bunda juga perlu membersihkan alat cukur maupun gunting yang telah digunakan. Hal ini agar alat-alat tersebut tetap terjaga kebersihannya. Setelah itu keringkan dan simpanlah di tempat yang aman.

Nah, begitulah tips aman untuk mencukur bulu kemaluan. Bunda bisa melakukannya untuk menghindari bulu kemaluan yang terlalu panjang. Hal ini tidak bersifat permanen, sehingga Bunda bisa mulai mencukur setiap bulu kemaluan sudah mulai panjang. Tetap lakukan dengan hati-hati ya, Bunda!