Penulis: Aulia Elsa | Editor: Handa

Persalinan adalah momen yang dinanti-nanti Bunda setelah menjalani kehamilan selama 9 bulan. Namun, persalinan juga hal yang sangat dikhawatirkan dan ditakutkan, sebab banyak kemungkinan yang bisa terjadi selama prosesnya.

Walaupun waktu perkiraan lahir bisa diprediksi oleh dokter, namun tidak menutup kemungkinan kalau tiba-tiba Bunda melahirkan lebih cepat atau lebih lama. Untuk mengatasi kecemasan Bunda, ada tanda-tanda yang bisa Bunda perhatikan ketika waktu persalinan akan segera datang. Berikut tanda-tandanya:

1. Muncul Kontraksi

Kontraksi palsu atau Braxton Hicks umum terjadi ketika beberapa minggu atau bulan sebelum persalinan yang sebenarnya. Sementara kontraksi asli menjelang persalinan akan muncul lebih sering, lebih kuat, dan juga teratur.

Namun tanda-tanda ini tidak selalu sama di setiap wanita. Sebaiknya Bunda pergi ke rumah sakit kalau kontraksi sudah semakin terasa.

2. Air Ketuban Pecah

Tanda yang satu ini bisa terjadi ketika beberapa jam sebelum proses persalinan berlangsung atau ketika proses persalinan berlangsung. Ketika kantung ketuban pecah, proses persiapan persalinan harus segera dilakukan untuk menghindari risiko bayi meminum air ketuban karena dapat menyebabkan keracunan pada bayi.

3. Kram Perut dan Nyeri Punggung

Kebanyakan wanita mengalami nyeri punggung terutama di bagian punggung bawah ketika persalinan semakin dekat. Rasa nyerinya biasanya mirip seperti ketika sedang menstruasi bulanan. Rasa nyeri yang terjadi biasanya disebabkan karena otot dan persendian meregang atau lebih longgar untuk persiapan kelahiran.

4. Posisi Bayi yang Berubah

Saat akan mendekati persalinan, Bunda akan merasa kalau janin di dalam perut mulai bergeser turun ke bagian bawah atau ke arah panggul. Posisi kepala bayi juga sudah berada di bawah. Hal ini juga bisa dibarengi dengan frekuensi buang air kecil yang lebih sering.

5. Lebih Mudah Bernapas

Ketika posisi bayi berubah ke arah yang lebih rendah, tekanan pada diafragma Bunda akan lebih ringan sehingga Bunda lebih mudah bernapas. Hal ini tentunya terasa berbeda dengan waktu kehamilan, napas akan terasa lebih berat.

6. Leher Rahim Terbuka dan Menipis

Perubahan ini mungkin tidak disadari oleh Bunda, awalnya pelebaran rahim akan berkembang dengan lambat, namun setelah proses persalinan sudah semakin dekat, pelebaran serviks akan lebih cepat.

Karena pelebaran itu, otomatis leher rahim juga akan menipis. Dengan pelebaran yang terjadi itu nantinya akan memudahkan proses persalinan yang akan berlangsung nantinya.

7. Keluar Lendir atau Keputihan

Di masa kehamilan, terdapat sumbatan lendir yang cukup tebal menumpuk di dalam leher rahim atau serviks. Ketika akan melahirkan, serviks perlahan akan menipis dan terbuka sehingga membuat sumbatan lendir keluar melalui vagina. Lendir yang keluar punya tekstur yang kental dan berwarna bening, merah muda, atau agak merah seperti darah.

8. Perubahan Energi dan Mood

Beberapa ibu hamil mengalami perubahan energi seperti lebih bersemangat untuk menjalankan aktivitas. Namun ada beberapa ibu hamil yang juga mengalami penurunan energi. Selain perubahan energi, perubahan mood yang tidak biasa juga ikut mempengaruhi seperti kelesuan, kelelahan, bahkan kesedihan.

Itulah beberapa tanda-tanda yang akan dialami Bunda ketika proses persalinan semakin dekat. Sebaiknya Bunda segera mengunjungi dokter jika tanda-tanda persalinan semakin terlihat.

Baca juga: