Penulis: Aulia Elsa | Editor: Handa

Bunda, pup bayi bisa menjadi salah satu pertanda atau indikator apakah bayi mengalami masalah kesehatan atau tidak. Hal itu bisa dilihat dari perubahan bentuk dan warna fesesnya. Ketika baru lahir, feses bayi umumnya memang berwarna agak kehitaman, hal itu disebut mekonium.

Setelah beberapa hari, warnanya mulai berubah menjadi hijau gelap, lalu nantinya akan berubah menjadi kekuningan. Walaupun normal, tapi warna hijau dalam feses bayi bisa disebabkan oleh banyak hal. Yuk ketahui beberapa penyebabnya, Bunda.

1. Foremilk dan Hindmilk yang Tidak Seimbang

Foremilk adalah ASI encer yang dikonsumsi pertama oleh bayi saat menyusu yang memiliki kandungan rendah lemak dan tinggi gula. Selama proses menyusui, ASI memang akan mengalami perubahan. Setelah beberapa saat, ASI akan berubah menjadi hindmilk atau ASI yang lebih kental dengan kandungan tinggi lemak dan tinggi kalori.

Untuk mengatasinya, Bunda bisa membiarkan bayi menyusu di satu sisi payudara lebih lama agar mendapat lemak susu lebih tinggi. Bunda juga bisa memulai menyusui dari sisi payudara yang terakhir di isap.

2. Makanan yang Dikonsumsi Bunda

Makanan yang Bunda konsumsi tentu bisa memengaruhi produksi ASI yang diberikan kepada bayi. BAB bayi berwarna hijau bisa jadi karena bunda mengonsumsi makanan yang berwarna hijau, seperti sayuran hijau atau makanan minuman yang berwarna hijau. Selain itu, penggunaan obat antibiotik atau suplemen yang mengandung zat besi atau zinc juga bisa menyebabkan feses bayi berwarna hijau.

3. Bayi Mengalami Alergi

Warna hijau ketika bayi BAB bisa saja terjadi karena bayi mengalami alergi yang bisa disebabkan karena makanan yang dikonsumsi atau dari susu formula yang diberikan. Selain itu juga bisa karena obat yang Bunda konsumsi dan menyebabkan alergi pada bayi.

Jika feses berlendir, kemungkinan karena obat yang Bunda konsumsi. Namun, jika feses berwarna hijau tiap kali diberi ASI atau makanan tertentu disertai ruam, gatal, bayi rewel, atau bersin, maka bisa jadi bayi mengalami alergi. Bunda perlu memeriksakan ke dokter jika terjadi gejala tersebut.

4. Bayi Menderita Penyakit

Feses berwarna hijau bisa jadi karena bayi mengalami penyakit tertentu seperti diare. Jika bayi BAB lebih sering, mencret, dan juga terlihat lemas bisa jadi bayi mengalami diare. Gejala lain yang bisa ditimbulkan, seperti demam, mual dan muntah, kurangnya kemauan untuk menyusu, tidak aktif, dan mudah mengantuk juga bisa jadi pendukung bahwa bayi mengalami penyakit tertentu.

Selain itu, feses berwarna hijau bisa dikarenakan bayi mengalami infeksi. Bunda perlu tetap rutin memberi ASI karena ASI bisa memberi antibodi yang bisa memulihkan kondisi bayi.

5. Bayi Tumbuh Gigi

Saat bayi mengalami proses tumbuh gigi, bayi akan cukup banyak menelan ludah yang menyebabkan feses bayi berwarna hijau. Lendir yang terdapat dalam feses bayi juga jadi pertanda kalau bayi sedang melawan infeksi.

BAB bayi yang berwarna hijau memang bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk dari beberapa yang sudah dijelaskan di atas. Jika Bunda merasa BAB bayi berwarna hijau sudah tidak normal disertai gejala lain, ada baiknya untuk segera memeriksakan ke dokter.

Baca juga:

Sumber

Orami. (2021). 11 Penyebab Pup Bayi Warna Hijau, Apakah Berbahaya? orami.co.id

Haibunda. (2020). BAB Bayi Berwarna Hijau, Normalkah? haibunda.com

SehatQ. (2019). BAB Bayi Hijau, Orang Tua Perlu Tahu Penyebabnya sehatq.com

Alodokter. (2019). Penyebab BAB Bayi Berwarna Hijau alodokter.com