Penulis: Mei Nurul | Editor: Aufia

Dalam Islam, proses pernikahan atau akad nikah lekat kaitannya dengan bacaan ijab kabul sebagai syarat sah nikah. Nah, hal ini sering kali bikin gugur dan khawatir ya Bund!

Bahkan jika mempelai pria merasa gugup, terkadang bacaan ijab Kabul ini menjadi sulit diucapkan dan menyebabkan kesalahan. Untuk itu, mempelai pria perlu mengetahui tata cara membaca ijab kabul dengan benar agar mudah dilakukan.

Untuk itu, ada beberapa pilihan bacaan ijab kabul dalam berbagai Bahasa untuk memudahkan mempelai pria dalam melafalkannya. Simak yuk Bund!

ijab kabul bahasa arab

Bacaan Ijab Kabul dalam Beberapa Bahasa

Tak hanya menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia seperti pada umumnya, Ijab Kabul dalam akad nikah juga bisa diucapkan dengan Bahasa daerah, lho Bund!

1. Ijab Kabul Bahasa Arab

Bacaan Ijab :

Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti (Nama pengantin perempuan) alal mahri (maha/ mas kawin) hallan

Artinya: “Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku (Nama pengantin perempuan) dengan mahar (Mahar/ mas kawin) dibayar tunai”

Bacaan Kabul :

Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq

Artinya: “Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah”

2. Ijab Kabul Bahasa Indonesia

Bacaan Ijab :

“Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara/Ananda (Nama pengantin laki-laki) bin (Nama ayah pengantin laki-laki) dengan anak saya yang bernama (Nama pengantin perempuan) dengan maskawinnya berupa (Mahar/mas kawin), Tunai.”

Bacaan Kabul :

Saya terima nikahnya dan kawinnya (Nama pengantin perempuan) binti (Nama ayah pengantin perempuan) dengan maskawinnya yang tersebut, tunai.”

3. Ijab Kabul Bahasa Inggris

Bacaan Ijab :

Mr. (nama pengantin pria) son of (nama ayah pengantin pria) I marry off my daughter, (nama pengantin perempuan) to you with the mahr agreed upon.

Bacaan Kabul :

I accept marrying your daughter, (nama pengantin perempuan) with the mahr agreed upon.

4. Ijab Kabul Bahasa Sunda

Bacaan Ijab :

“(Nama pengantin laki-laki) Bapa nikahkeun hidep ka (Nama Pengantin perempuan), putra teges bapa, kalayan nganggo maskawin ku (Mahar/ mas kawin), dibayar kontan,”

Bacaan Kabul :

“Tarima abdi nikah ka (Nama pengantin perempuan), putra teges Bapa, kalayan nganggo maskawin ku (Mahar/ mas kawin), dibayar kontan”

5. Ijab Kabul Bahasa Jawa

Bacaan Ijab :

Anak Mas (nama pengantin pria) Kanthi ngucap bismillahirrahmanirrahim, aku nikahake lan tak jodohake anakku (nama pengantin perempuan) pikantuk sialramu, kanti mas kawin (mas kawin) ingkang kudu kabayar lunas.

Bacaan Kabul :

Kulo tampi nikahipun (nama pengantin perempuan) putero panjenengan, kangge kulo piyambak, kanti mas kawin ingkang sampun kasebat, kulo bayar lunas.

6. Ijab Kabul Bahasa Aceh

Bacaan Ijab :

“Ulôn Peunikah aneuk lôn (nama pengantin perempuan) Benti (nama ayah dari pengantin perempuan), deungon (mas kawin), tunai!”.

Bacaan Kabul :

“Ulôn teurimong nikah (nama pengantin perempuan) keu ulôn tuwan deungon (mas kawin) tunai!”.

Tata Cara Pengucapan Ijab Kabul

Dalam mengucapkan ijab kabul, akan sangat wajar jika seorang pria mengalami rasa khawatir dan nervous. Ijab sendiri dikenal sebagai pernyataan dari wali mempelai perempuan yang ditandai dengan ucapan “saya nikahkan”. Sedangkan kabull merupakan jawaban dari calon suaminya yang ditandai dengan kalimat “saya terima nikahnya”.

Meskipun dapat diucapkan dalam berbagai Bahasa, akan tetapi tata cara pengucapannya pun tetap sama dengan beberapa syarat berikut :

    1. adanya pengucapan “aku nikahkan” atau “kami nikahkan”,
    2. menyebutkan nama mempelai pria dan wanita,
    3. serta menyebutkan mahar yang telah disiapkan.

Nah, itulah beberapa bacaan ijab kabul dari beberapa Bahasa dan tata cara pengucapannya. Tentunya hal ini bisa disesuaikan dengan kemampuan mempelai pria ya Bund!

Baca Juga: