Penulis: Siti Ruli | Editor: Handa

Mandi wajib adalah hal yang harus dilakukan seorang muslim sebagai salah satu cara membersihkan hadas besar. Ada berbagai hal yang mewajibkan seorang muslim harus melakukan mandi wajib, misalnya saja setelah haid.

So, mengetahui tata cara mandi wajib setelah haid adalah penting diketahui ya, Bunda! Sebab, ketika memiliki hadas besar, Bunda tidak bisa melakukan ibadah shalat lima waktu atau berpuasa. Agar suci kembali dan boleh melaksanakan ibadah sholat, mengaji dan berpuasa Bunda harus mandi wajib terlebih dahulu.

Apakah Bunda masih bingung cara mandi wajib yang sah? Berikut niat dan tata caranya Bund!

Niat Mandi Wajib Setelah Haid

Salah satu hal yang membedakan mandi wajib dengan mandi biasa adalah ‘niat‘. Untuk mandi wajib setelah haid berikut niatnya Bunda:

Lafal : “Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk membersihkan diri dari hadas besar yaitu haid atau menstruasi karena Allah Ta’ala.

Rukun Mandi Wajib

Sama seperti ibadah pada umumnya, mandi wajib setelah menstruasi juga ada rukunnya. Rukun tersebut harus dipenuhi agar mandi wajib tersebut sah dan Bunda bisa melakukan ibadah kembali.

Menurut Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safînatun Najâ menyebutkan, ada 2 (dua) hal yang menjadi rukun dalam melakukan mandi wajib. Dalam kitabnya tersebut beliau menuliskan bahwa: “Fardhu atau rukunnya mandi ada dua, yakni niat dan meratakan air ke seluruh tubuh”.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Bunda, setelah mengetahui niat dan rukun mandi wajib, akan lebih sempurna jika paham tata caranya juga. Sebenarnya tata cara mandi wajib sudah dijelaskan secara rinci oleh Imam al-Ghazali dalam kitabnya Bidâyatul Hidâyah.

Beliau menjelaskan adab dan tata cara mandi wajib setelah haid. Urutannya adalah sebagai berikut Bund!

  • Bunda harus membaca niat mandi wajib setelah haid terlebih dulu.
  • Bersihkan kedua telapak tangan dari kotoran sebanyak 3X.
  • Bersihkannya seluruh bagian tubuh yang kotor menggunakan tangan kiri. Termasuk bagian tersembunyi seperti kemaluan.
  • Setelah membersihkan kotoran dan area sekitar kemaluan. Cuci tangan lagi menggunakan sabun.
  • Lakukan wudhu dengan gerakan sempurna seperti sebelum salat. Jangan lupa baca niat wudhu juga.
  • Sela pangkal rambut dengan menggunakan air sampai menyentuh kulit kepala dengan jari-jari tangan. Lalu guyur kepala sebanyak 3X sampai pangkal rambut.
  • Guyur seluruh bagian tubuh menggunakan air. Usahakan dimulai dari sisi kanan lalu lanjut ke sisi kiri.
  • Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi juga ikut dibersihkan.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mandi Wajib Setelah Haid

Selain niat, rukun dan tata cara di atas, Bunda juga harus memperhatikan hal-hal berikut ya!

  • Gunakan air bersih dan suci. Maksudnya tanpa terkena kotoran yang bisa mengubah bau maupun warnanya.
  • Mandi wajib setelah haid juga dihukumi sebagai pengganti wudhu.
  • Basuh seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali.
  • Jangan lupa, diwajibkan tidak menggunakan penutup kepala.

Bunda, jangan lupa ya setelah haid Bunda harus mandi wajib terlebih dahulu sebelum menjalankan ibadah sholat, puasa atau mengaji. Jadi, semoga artikel ini membantu ya Bunda!

Baca juga: