Penulis: Farichatul | Editor: Aufia

Pernahkah Bunda merasa wajah kering dan gatal setelah mencuci muka? Coba deh, cek komposisi face wash yang Bunda gunakan! Mungkin produk tersebut mengandung sodium lauryl sulfate atau SLS.

Apa itu SLS? Biasanya terdapat pada produk apa saja? Apa saja bahaya SLS? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini Bund!

Apa itu SLS atau Sodium Lauryl Sulfate?

Kenali 6 Bahaya Kandungan SLS pada Skin Care, Bikin Kulit Iritasi! 3

SLS adalah surfaktan atau senyawa yang dapat menimbulkan dampak tertentu pada permukaan benda padat yang terkontaminasi. Senyawa SLS ini bisa ditemukan pada beberapa produk pembersih serta produk perawatan tubuh dan kulit. Sebut saja detergen, sabun, shampo, dll.

Kegunaan SLS pada produk tersebut adalah cleansing agent atau bahan pembersih dan foaming agent atau pembentuk busa. SLS efektif menghilangkan noda, kotoran, dan residu berminyak baik pada kulit, gigi, lantai, maupun pakaian.

Produk-Produk yang Mengandung SLS

Biasanya, kandungan SLS bisa bunda temukan di beberapa produk berikut:

    • Produk skin care dan make-up: lip balm, perawatan kuku, krim cukur, make-up remover, foundation, face wash, sabun tangan cair, dan hand sanitizer.
    • Produk perawatan tubuh (body care): sabun mandi dan bubble bath.
    • Losyen dan krim: hand cream, masker wajah, tabir surya, dan krim anti gatal.
    • Produk perawatan rambut: shampo, kondisioner, gel penata rambut, pewarna rambut.
    • Produk perawatan gigi: pasta gigi, obat kumur, pemutih gigi.
    • Produk rumah tangga: deterjen dan pembersih lantai.

Apakah SLS Berbahaya?

Kenali 6 Bahaya Kandungan SLS pada Skin Care, Bikin Kulit Iritasi! 5

Sama seperti penggunaan zat kimia pada umumnya, penggunaan SLS dalam jumlah berlebih juga bisa menyebabkan efek samping berupa iritasi. Namun, reaksinya berbeda-beda, tergantung dosis; usia; dan daya tahan tubuh.

Kandungan SLS pada skin care dan body care dinyatakan aman selama digunakan dalam waktu sebentar dan segera dibasuh. So, segera bilas tubuh dan wajah setelah menggunakan produk perawatan yang mengandung SLS, terutama bagi yang berkulit sensitif. Pasalnya, dapat menyebabkan iritasi.

Selain itu, perhatikan konsentrasi SLS pada skin care dan body care yang Bunda gunakan. Dosis SLS yang diperbolehkan adalah tidak lebih dari 1%. Perlu Bunda ketahui, menurut Dermatologist Dr. Sandy Skotnicki, SLS tidak memiliki manfaat khusus untuk kulit. Jadi, bagi pemilik kulit reaktif dan sensitif serta ibu hamil, sebaiknya gunakan produk perawatan yang bebas SLS.

Apakah SLS Bisa Menyebabkan Kanker dan Infertilitas?

Sempat beredar kabar bahwa kandungan SLS bisa menyebabkan kanker. Apakah Bunda juga pernah mendengarnya?

Well, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menghubungkan SLS dengan kanker dan infertilitas atau masalah kesuburan. Menurut sebagian besar peneliti, SLS merupakan zat iritan bukan karsinogen atau mudah menyebabkan kanker.

Apa Saja Bahaya Kandungan SLS (Sodium Lauryl Sulfate)?

Kenali 6 Bahaya Kandungan SLS pada Skin Care, Bikin Kulit Iritasi!

Melansir dari berbagai sumber, berikut berbagai bahaya SLS:

1. Iritasi pada Kulit

Iritasi pada kulit akibat pemakaian SLS ditandai dengan kulit gatal, kering, timbul ruam, kulit memerah, terasa panas, bersisik, hingga mengelupas.

2. Iritasi pada Mulut

Gejalanya berupa bibir kering, muncul sariawan, serta adanya luka terbuka pada area mulut dan gusi. So, hindari menggunakan produk perawatan gigi dan mulut yang mengandung SLS ketika sedang menderita sariawan. Pasalnya, SLS bisa memperparah sariawan.

3. Iritasi pada Mata

SLS juga bisa menyebabkan iritasi jika masuk ke mata dalam waktu yang cukup lama dan pembilasannya tidak bersih. Tandanya adalah mata perih, memerah, dan mengeluarkan air.

4. Bisa Menyebabkan Jerawat

Jika tidak dibilas dengan bersih, kandungan SLS juga bisa menyumbat pori-pori. Lambat-laun kondisi ini bisa memicu timbulnya jerawat.

5. Menimbulkan Reaksi Alergi

Bagi yang memiliki kulit sensitif, penggunaan SLS bisa menyebabkan reaksi alergi, misalnya eksim. Sehingga mereka yang memiliki rosacea atau psoriasis wajib menghindari paparan SLS.

6. Membahayakan Kesehatan Paru-Paru dan Saluran Cerna

Pernah tidak sengaja menelan shampo atau sabun? Hati-hati Bund, kandungan SLS juga bisa menyebabkan mual; muntah; atau diare jika tertelan.

Sekarang Bunda sudah tahu kan berbagai bahaya SLS. Yup, zat ini bisa menyebabkan iritasi jika dosis berlebih dan tidak segera dibilas. Oleh karena itu, bagi pemilik kulit reaktif dan sensitif serta ibu hamil sebaiknya menghindari produk perawatan dengan kandungan SLS.

Jika Bunda mengalami gejala iritasi setelah menggunakan produk perawatan tubuh tertentu, segera hentikan pemakaian. Jangan lupa konsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Baca Juga:

Sumber