Penulis: Aulia Elsa | Editor: Aufia

Cabe adalah salah satu jenis tanaman yang banyak di tanam di Indonesia, hal ini tentunya karena cabe merupakan salah satu bumbu masakan yang sangat dibutuhkan. Selain itu, banyak orang Indonesia pecinta pedas yang tentunya sangat membutuhkan cabe sebagai bahan utamanya.

Kalau Bunda ingin menanam dan membudidayakan cabe sendiri, ada cara menanam cabe yang relatif mudah dilakukan. Bunda bisa menanamnya sendiri di rumah dengan beberapa langkah sederhana. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasannya di bawah ini ya, Bunda.

Cara Menanam Cabe di Pot

Langkah-langkah yang perlu dilakukan yaitu:

1. Siapkan pot dan isi dengan media tanam

Bunda bisa memilih pot berlubang untuk menanam cabe, pot jenis ini punya sistem drainase yang baik, jadi air bisa keluar dari pot dan tidak akan membuat tanaman membusuk. Bunda bisa mengisi pot dengan media tanam hingga menyisakan 5-10 cm dari bibir pot.

2. Sebar bibit cabe

Bunda bisa menyebar bibit cabe dengan jarak 5-10 cm. Bibit cabe juga mudah didapatkan di toko pertanian. Kemudian setelah itu tutup dengan media tanam. Bunda juga bisa menanamnya dengan cara mengambil biji cabe dari cabe yang sudah matang dan merah. Namun sebelumnya perlu direndam dalam campuran air hangat dan bawang merah yang sudah dihaluskan, lalu diamkan selama semalam. Kemudian keringkan cabe lalu bibit cabe sudah siap tanam.

3. Siram dengan air bersih

Selanjutnya, siram bibit cabe yang sudah ditanam dengan air bersih menggunakan semprotan tanaman. Lalu siram sebanyak dua kali sehari di pagi dan sore hari agar bibit tetap lembab.

4. Usahakan jauhkan dari sinar matahari langsung

Tumbuhan memang membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis, namun untuk proses pertumbuhan awalnya yang lebih dibutuhkan adalah kelembabannya. Makanya Bunda perlu menjauhkannya dari paparan sinar matahari.

5. Pisahkan bibit tanaman

Daun akan mulai tumbuh setelah beberapa hari. Hal ini juga jadi tanda untuk memindahkan tanaman cabe ke pot lain atau ke taman. Kalau Bunda ingin menanam cabe di pot, Bunda bisa menempatkan satu tanaman di satu pot agar mereka bisa mendapat asupan yang maksimal untuk tumbuh dan berbuah. Jangan lupa juga untuk rutin melakukan penyiraman tanaman.

Cara Menanam Cabe di Polybag

Langkah-langkah yang perlu Bunda lakukan yaitu:

1. Penyemaian cabe

Pertama-tama, lakukan penyemaian cabe terlebih dahulu untuk membuat benih cabe. Caranya yaitu:

  • Siapkan tempat penyemaian seperti polybag
  • Masukkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1
  • Lindungi polybag dari hujan dan sinar matahari selama 1 minggu
  • Rendam bibit cabe dalam air hangat selama 3 jam
  • Letakkan bibit cabe di polybag dan tutupi kembali dengan tanah dengan kedalaman 1 cm
  • Tunggu hingga benih cabe berkecambah kurang lebih 4 minggu

2. Siapkan polybag

Setelah benih cabe tumbuh, pindahkan ke polybag yang sudah disiapkan. Pastikan polybagnya memiliki lubang yang berguna untuk sistem drainase cabe agar tidak membusuk. Kemudian isi pot dengan media tanam. Berikut komposisinya:

  • Campur tanah dengan kompos dengan perbandingan 2:1
  • Campur tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1
  • Campur tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Lalu pilih polybag untuk cabe yang berukuran di atas 30 cm agar media tanam cukup kuat menopang pertumbuhan cabe yang rimbun.

3. Siram tanaman dengan air bersih lalu pisahkan bibit tanaman

Selanjutnya siram cabe dengan air bersih menggunakan semprotan tanaman agar bibit tidak berubah posisi. Lalu lakukan penyiraman dua kali sehari di pagi dan sore hari agar terjaga kelembabannya. Jika kondisi matahari terik, Bunda bisa menyiramnya setiap hari. Kemudian setelah hari keempat biasanya daun-daun tanaman cabe di polybag akan mulai tumbuh. Kalau kamu ingin memanen cabe, pindahkan bibit cabe secara hati-hati ke dalam pot lainnya.

4. Lakukan pengajiran dan perompesan

Pengajiran adalah membuat alat penegak yang terbuat dari batang bambu sebagai tempat merambatnya tanaman. Lakukan pada tanaman cabe kalau tingginya sudah mencapai 20 cm. Kemudian lakukan juga perompesan agar tanaman cabe berhasil tumbuh subur. Biasanya perompesan ini bisa kamu mulai di hari ke-20 setelah tanam. Hilangkan tunas-tunas muda yang mulai tumbuh di sekitar ketiak daun sebanyak 3 kali hingga berbentuk cabang. Perompesan juga berguna agar tanaman tidak tumbuh ke samping ketika batang belum terlalu kuat untuk menopang.

5. Perawatan dengan pestisida organik

Tujuannya agar tanaman bebas dari hama. Bunda perlu rutin menyemprotkan pestisida alami yang dibuat sendiri.

Nah, itulah cara menanam cabe sendiri di pot dan polybag. Bunda bisa coba mempraktekannya sendiri di rumah. Semoga bermanfaat ya, bunda!