Penulis: Mei Nurul | Editor: Aufia

Kabar kehamilan setelah menikah tentu sangat membahagiakan, ya Bund? Apalagi kalau ternyata Bunda hamil anak kembar. Pasti serasa dapet jackpot.

Sebenarnya hamil anak kembar hanya dapat diketahui secara pasti lewat USG. Namun, meskipun begitu ada ciri-ciri khusus yang menandakan kehamilan kembar, lho. Kira-kira apa saja ya? Penasaran kan Bund?

Meskipun tak selalu akurat, berikut 14 ciri hamil anak kembar yang perlu Bunda ketahui :

1. Produksi Hormon hCG lebih tinggi

ciri hamil anak kembar

Hormon hCG merupakan hormon yang diproduksi plasenta setelah embrio menempel pada dinding rahim. Hormon inilah yang menyebabkan hasil positif saat melakukan test pack. Saat mengandung kadar hormon hCG akan menglami kenaikan, khususnya saat hamil muda. Gunanya untuk melindungi kehamilan.

Apabila terjadi peningkatan kadar hCG yang lebih tinggi bisa jadi Bunda hamil anak kembar. Akan tetapi, untuk memastikannya perlu pemeriksaan medis lebih lanjut. Karena peningkatan hormon hCG dipengaruhi oleh berbagai faktor lain dan kondisi tubuh ibu hamil.

2. Morning sickness yang parah

ciri hamil anak kembar

Tak hanya hamil kembar, saat hamil satu janin pun Bunda akan mengalami morning sickness, bukan?

Bedanya, saat Bunda hamil anak kembar biasanya akan mengalami morning sickness yang lebih para, lho! Dilansir dari laman hellosehat.com, seorang ibu yang hemil kembar akan mengalami peningkatan hormone sebanyak dua kali lipat sehingga kondisi ini akan semakin parah.

Lagi-lagi, hal ini juga tidak bisa menjadi satu acuan yang pasti untuk mengetahui Bunda hamil kembar atau tidak karena tidak semua ibu hamil mengalami morning sickness.

3. Terdengar detak jantung ganda

ciri hamil anak kembar

Tanda-tanda kehamilan kembar lainnya adalah mulai terdengar adanya detak jantung ganda pada saat pemeriksaan. Hal ini bisa mulai terdengar pada akhir trimester pertama lho Bund!

Dengan menggunakan Doppler, dokter bisa mendengar detak jantung kedua bayi yang ada di dalam kandungan Bunda.

4. Ukuran fundus lebih besar

ciri hamil anak kembar

Bagi Bunda yang belum tahu, biasanya saat hamil ukuran fundus ini akan lebih besar. Lalu, apa sih fundus itu?

Fundus adalah jarak antara puncak tulang kemaluan dengan puncak rahim yang diukur selama kehamilan. Semakin bertambahnya berat badan dan usia kehamilan Bunda, maka tinggi fundus akan semakin bertambah.

Saat hamil anak kembar, tentu saja tahim akan meregang lebih besar dan bobot janin juga akan lebih besar. Sehingga tinggi fundusnya akan lebih besar dibandingkan dengan kehamilan pada umumnya.

5. Hasil tes AFP sangat tinggi

Mengutip dari laman Hellosehat.com, selama kehamilan akan dilakukan pemantauan AFP yang dilakukan pada trimester kedua. Tujuan tes AFP ini adalah untuk mengetahui jumlah protein khusus yang diproduksi hati janin serta mendeteksi adanya kecacatan pada janin.

Selain itu, tes AFP ini juga dapat menunjukkan kehamilan kembar. Jika jumlah AFP lebih tinggi dibandingkan angka normal, maka dapat menandakan bahwa Anda sedang mengandung anak kembar.

6. Berat badan mulai naik di awal kehamilan

Salah satu ciri kehamilan pada umumnya adalah adanya kenaikan berat badan. Sebenarnya ada banyak faktor yang mempengaruhi ibu hamil saat mengalami kenaikan berat badan, seperti halnya porsi makan.

Akan tetapi ibu hamil kembar biasanya akan mengalami kenaikan berat badan pada trimester pertama dengan berat sekitar 4,5 kg, lho! Nah, hal ini terjadi karena ukuran rahim dan volume darah yang lebih tinggi dibandingkan hamil 1 bayi.

Maka tak heran jika semakin bertambahnya usia kehamilan Bunda, maka akan semakin naik pula berat badan Bunda setiap bulannya.

7. Tubuh lebih mudah Lelah

Tanda hamil kembar lainnya adalah tubuh akan menjadi lebih mudah lelah dibandingkan dengan saat hamil satu bayi. Hal ini karena Bunda harus berbagi nutrisi untuk 2 bayi sekaligus.

Akan tetapi hal ini juga tidak bisa menjadi indikator kehamilan kembar karena Anda bisa melakukan pemeriksaan USG untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.

8. Gerakan janin terasa lebih awal

ciri hamil anak kembar

Pada trimester kedua, Bunda yang hamil anak kembar akan mengalami Gerakan janin yang lebih sering. Tanda ini sebenarnya juga bukan menjadi patokan yang tepat karena Gerakan janin yang terasa lebih awal bisa jadi adanya indikasi gangguan pencernaan pada ibu hamil.

9. Mengalami gangguan pencernaan

Tanda kehamilan anak kembar lainnya adalah Bunda akan mengalami gangguan pencernaan saat hamil. Akan tetapi hal ini bukan menjadi tanda yang akurat untuk mengetahui Bunda sedang hamil kembar atau tidak. Jadi, perlu dilakukan USG agar hasilnya lebih akurat.

10. Mengalami sesak napas

Ciri selanjutnya adalah mudah mengalami sesak napas. Kondisi ini memang sering dialami oleh ibu hamil, akan tetapi kondisi ini akan semakin buruk apabila Bunda hamil anak kembar.

Hal ini diakibatkan oleh adanya dua janin yang ada dalam kandungan Bunda sehingga diafragma Bunda akan terdorong dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernapas.

 

11. Jantung berdetak lebih kencang

Tak hanya mengalami sesak nafas, saat hamil anak kembar pun Bunda akan mengalami jantung yang berdetak lebih kencang, lho! Hal ini karena jantung Bunda akan bekerja lebih keras saat terjadi peningkatan berat badan maupun volume darah.

12. Muncul rasa tidak nyaman pada tubuh

Ciri hamil anak kembar lainnya adalah akan muncul rasa tidak nyaman pada tubuh Bunda. Dibandingkan dengan kehamilan tunggal, rasa ketidaknyamanan hamil anak kembar tentu saja lebih besar.

Biasanya Bunda akan mengalami pegal kaki, perut mulas, dada terasa panas, hingga sakit punggung dan panggul yang membuat Bunda tidak nyaman. Hal ini biasa terjadi akibat kenaikan berat badan drastis serta tekanan lambung karena bertambahnya ukuran janin.

Nah, dari 12 ciri hamil anak kembar di atas, adakah yang sedang Bunda rasakan? Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, Bunda bisa melakukan pemeriksaan USG ya!

Baca Juga: