Penulis: Farichatul | Editor: Handa

Puasa tidak hanya menjadi rukun Islam yang keempat, tetapi juga puasa bisa menjadi ajang melatih diri sendiri untuk menahan nafsu. Maka dari itu, puasa tidak hanya penting dilakukan oleh muslimin dan muslimat yang sudah dewasa, tetapi juga muslimin dan muslimat yang masih kanak-kanak.

Karena keistimewaannya ini, ada baiknya, Bunda, suami Bunda atau si kecil, memanjatkan doa tambahan ketika makan sahur atau berbuka. Sebelum kita beranjak membahas doa sahur dan berbuka puasa, mari kita bahas terlebih dahulu niat puasa.

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin ‘an Adaai Fardhisy Syahri Romadhoni Hadzihis Sanati Lillahi Ta’ala

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan (puasa) fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Niat ini dipanjatkan ketika Bunda dan keluarga ingin menunaikan ibadah puasa di bulan ramadan. Lain halnya jika Bunda ingin menjalankan puasa sunnah di hari Senin, Kamis atau puasa sunnah lainnya, maka lafadh fardhu diganti lafadh sunnah dan bisa langsung lillahi ta’ala atau diganti dengan rincian puasa yang akan dijalankan seperti:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumil Itsnaini Lillahi Ta’ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta‘âlâ.”

Niat Puasa Qadha’

Puasa Qadha’ adalah puasa yang dilakukan dalam rangka membayar hutang puasa ramadan. Karena puasa ramadan adalah suatu kewajiban bagi setiap induvidu, maka individu yang tidak puasa di bulan ramadan entah karena datang bulan, sakit, hamil dan menyusui atau yang lainnya, wajib membayar hutang puasa. Berikut ini, niat puasa qadha’ atau puasa membayar hutang puasa wajib:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin ‘an Qodhoi Fardhisy Syahri Romadloni Lillahi Ta’ala

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Baik niat puasa wajib, puasa sunnah atau  puasa qadha’ juga harus diikrarkan di malam hari sebelum fajar hari puasa yang dimaksud terbit.

Doa Sahur

Meskipun seringkali dilewatkan, sebenarnya makan sahur adalah salah satu hal yang dianjurkan saat puasa. Doa sahur terbilang cukup simpel yaitu:

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya: “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Doa Berbuka Puasa

أَفْطَرْتُ اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ

Allahumma Laka Shumtu Wa ‘Ala Rizqika Afthortu

Artinya: “Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka.”

Doa berbuka puasa dipanjatkan dengan tujuan bersyukur kepada Allah S.W.T atas segala nikmat dan kesempatan untuk berpuasa. Baik doa sahur ataupun doa berbuka dapat dipanjatkan ketika puasa ramadan atau puasa-puasa lainnya.

Nah, itu Bunda, doa sahur dan berbuka ditambah niat-niat puasa yang bisa Bunda dan keluarga panjatkan ketika berpuasa. Semoga kita diberikan keberkahan dan dapat bertemu dengan puasa ramadan selanjutnya ya Bunda.

Baca juga: