Penulis: Mei Nurul | Editor: Aufia

Bunda, kegiatan mendongeng bisa menjadi pilihan untuk bonding dengan buah hati. Selain membuat anak senang, faktanya membacakan dongeng juga dapat merangsang perkembangan otak dan melatih imajinasi anak.

Bunda ingin mencobanya, tapi buah hati belum familiar dengan cerita dongeng? Nah, untuk tahap pengenalan, Bunda bisa mencoba membacakan dongeng pendek yang syarat pesan moral terlebih dahulu. Supaya buah hati tidak kaget, sekaligus bisa belajar nilai-nilai moral.

Kira-kira dongeng anak pendek apa saja yang bisa Bunda ceritakan ke buah hati? Intip deretan judul dan ringkasan ceritanya berikut ini yuk Bund!

1. Gajah dan Tikus yang Baik Hati

dongeng anak pendek

Bunda pasti familiar dengan dongeng ini! Ceritanya, pada suatu ketika, tikus dan teman-temannya akan melakukan perjalanan ke sebuah desa. Di tengah perjalanan rombongan tikus berpapasan dengan sekumpulan gajah. Tanpa disadari gajah-gajah tersebut malah menginjak-injak tikus yang lewat.

Akhirnya, raja tikus menemui raja gajah dan memintanya untuk melewati jalan lain, supaya tikus tidak terinjak-injak lagi. Demi kebaikan bersama raja gajah pun menerima permintaan tersebut.

Suatu hari, beberapa gajah terjebak jaring pemburu. Gajah berusaha untuk melepaskan diri, sayangnya tak kunjung bisa. Mengetahui kejadian tersebut, tikus pun menggigit jaring yang menjebak si gajah, alhasil gajah pun bisa lolos.

Pesan moral dalam cerita ini adalah tetaplah bersikap baik kepada siapapun. Serta jangan lupa untuk selalu berterima kasih atas bantuan yang diberikan orang lain.

2. Si Bangau dan Kepiting

Pada zaman dahulu, kepiting dan kawan-kawannya meminta tolong Bangau untuk memindahkan mereka ke danau yang lebih besar. Sayangnya, si bangau berniat untuk memakan mereka.

Satu persatu penghuni kolam tersebut diterbangkan Bangau. Namun di tengah perjalanan Bangau memakan mereka. Hingga tibalah giliran kepiting.

Dari atas ketinggian kepiting melihat duri ikan yang berserakan. Akhirnya ia sadar akan niat licik bangau. Agar tak dijadikan makanan oleh bangau, kepiting pun menjepit leher bangau hingga bangau terjatuh.

Pesan moral dalam cerita fabel ini adalah tetap selalu berhati-hati kepada siapa saja. Maka, jadilah anak yang pandai agar tidak mudah ditipu oleh orang lain.

3. Kisah Kura-kura dan Angsa

Kura-kura dan dan angsa adalah sahabat sejati. Suatu hari mereka harus berpindah tempat karena danau tempatnya hidup mulai mengering. Kura-kura pun memohon kepada angsa untuk memindahkan mereka ke danau yang masih banyak airnya.

Untuk menjalankan misinya, dua bangau menggigit ujung tongkat dan meminta kura-kura untuk menggigit bagian tenggahnya. Sebelum terbang, angsa mengingatkan kura-kura agar tidak membuka mulutnya saat terbang. Supaya ia tidak terlepas dari tongkat tersebut.

Di perjalanan, ada beberapa burung melihat kejadian tersebut. Mereka mengira kura-kura diculik oleh para angsa. Untuk membela sahabatnya, kura-kura pun membuka mulutnya. Sayangnya, Ia malah terjatuh ke tanah.

Pesan moral dari cerita ini adalah sebelum berbicara hendaknya kita harus berpikir terlebih dahulu agar tidak merugikan diri sendiri.

4. Cerita Buaya dan Burung Penyanyi

dongeng anak pendek

Suatu hari hiduplah seekor buaya dan burung penyanyi di hutan. Mereka berteman baik. Si burung sering bernyanyi sambil bertengger di hidung buaya. Sementara itu, buaya sangat menikmati merdunya suara burung.

Suatu ketika, saat burung bertengger di hidung buaya, tak sengaja buaya menguap. Alhasil, burungpun terpeleset dan masuk ke mulut buaya. Buaya tak sadar dengan kejadian tersebut. Ia pun mencari-cari keberadaan burung.

Tiba-tiba, ada suara merdu keluar dari mulut buaya. Buaya mengira bahwa itu adalah suaranya. Buaya pun menguap lagi sehingga burung dapat keluar. Sayangnya, kejadian tersebut membuat burung marah. Bahkan burungpun berkata bahw suara buaya tidak merdu.

Mendengar ucapan burung, buaya langsung sedih. Karena tak tega, burung langsung menghibur buaya. Meekapun saling minta maaf dan saling memaafkan. Akhirnya mereka pun bernyanyi bersama dan tetap menjadi sahabat setia.

Dari kisah ini, pesan yang dapat kita petik adalah: harus meminta maaf ketika bersalah, dan menjadi orang yang pemaaf.

5. Kisah Tiga Ikan

Suatu hari hiduplah tiga ikan yang berteman baik. Ikan pertama sangat cerdas, ikan kedua pintar menemukan solusi, dan ikan ketiga keras kepala.

Ikan pertama tahu bahwa mereka akan ditangkap para nelayan, Ia pun memperingatkan teman-temannya bahwa mereka sedang dalam bahaya.

Akan tetapi ikan kedua ingin tetap tinggal di danau dan akan mencari jalan keluar. Sedangkan ikan ketiga tidak mau pindah dari danau ini. Akhirnya ikan pertama pun pindah ke sungai.

Keesokan harinya, para nelayan pun menangkap ikan yang ada di sana termasuk ikan kedua dan ketiga. Ikan kedua bisa lolos karena pura-pura mati dan melompat ke sungai. Sedangkan ikan ketiga tidak melakukan apapun sehingga tertangkap oleh nelayan itu.

Pesan moral dari cerita ini adalah sebaiknya kita tidak boleh keras kepala dan harus berinisiatif.

Nah, itulah beberapa dongen anak pendek yang penuh pesan moral. Malam ini Bunda akan mendongeng cerita yang mana dahulu, nih?

Baca Juga: