Penulis: Annisa | Editor: Aufia

Seperti yang kita tahu, secara umum telinga berfungsi sebagai indera pendengar. Indera pendengar ini terdiri dari 3 bagian yaitu, telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Nah, telinga bagian luar ini terbagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu lubang telinga dan daun telinga.

Tahukah Bunda, meski jarang diperhatikan, faktanya daun telinga memiliki fungsi penting dalam proses pendengaran, lho. Bagian terluar dari telinga ini terdiri dari jaringan ikat yang dikombinasikan dengan sel lemak dan jaringan areola

Daun telinga atau disebut juga lobulus auriculae ini memiliki banyak saraf dan berisi suplai darah. Dengan suplai darah yang cukup, kadar kehangatan daun telinga selalu terjaga. 

Mau mengenal lebih jauh mengenai fungsi dan cara membersihkan daun telinga? Keep scrolling, Bund! Siapa tahu bisa Bunda ajarkan ke si kecil!

Fungsi Daun Telinga

Apa sih fungsi daun telinga? Anyway, sebelum membahasnya ada fun fact mengenai daun telinga, nih!

Melansir dari berbagai sumber, daun telinga akan terus berkembag seiring dnegan bertambahnya usia, lho Bund! Tak hanya itu, daun telinga juga bisa meregang bahkan melorot. Hal ini membuat daun telinga bisa terlihat semakin panjang atau semakin besar.

Setelah mengetahui fan fuct-nya, ini dia fungsi utama daun telinga:

1. Menjaga Telinga Tetap Hangat

Seperti yang sudah Catatan Bunda jelaskan tadi, daun telinga berisi suplai darah yang cukup besar. Banyaknya suplai darah tersebut membuat ‘telinga bagian dalam’ tetap hangat. Bahkan ketika Bunda berada di daerah yang bersuhu rendah atau dingin. 

2. Mengarahkan dan Menangkap Gelombang Suara

Sebagai bagian dari indera pendengaran tentu daun telinga juga berkaitan dengan gelombang suara, dong! Yup, daun telinga bertugas mengumpulkan gelombang suara kemudian mengarahkannya ke ‘telinga bagian dalam’ (meatus auditori). Pada bagian itulah, gelombang suara akan diperkuat.

Gelombang suara tersebut akan bergerak menuju gendang telinga, alhasil gendang telinga akan bergetar. Tak berhenti di situ, getaran gendang telinga akan mengirimkan sinyal ke saraf pendengaran. Kemudian otak menerjemahkan gelombang tersebut sebagai ‘suara’.

3. Titik Rangsangan Seksual

Selain sebagai bagian dari indera pendengar, ternyata daun telinga juga berfungsi sebagai area rangsangan seksual, lho! Bunda sudah tahu atau belum, nih?

Umumnya, kulit telinga sangat tipis, ditambah banyaknya ujung saraf yang berada di daun telinga. Alhasil telinga menjadi salah satu area yang sensitif.

Agar pasangan merasakan rangsangan atau sensasi nan aduhai; cobalah mencium, berbisik, atau menggigit bagian belakan telinga pasangan Bunda!

Lalu, Bagaimana Cara Merawat Daun Telinga dengan Benar?

Yuk, Ketahui Fungsi dan Cara Membersihkan Daun Telinga

Memiliki peran penting sebagai indera pendengar, tentu Bunda wajib menjaga kebersihan dan kesehatan telinga. Nah, beberapa masalah medis yang sering muncul pada daun telinga adalah cacat lahir bawaan, infeksi dan cedera. Gangguan medis tersebut ada yang bisa diobati maupun tidak, tergantung jenis gangguan dan tingkat keparahannya.

Apa saja gangguan pada daun telinga dan bagaimana cara penanganannya? Ini dia:

1. Cacat Lahir

Beberapa cacat lahir, misal mikrotia dapat ditangani dengan Implan alat bantu dengar, pemasangan telinga palsu, hingga operasi Cangkok daun telinga buatan.

2. Benjolan pada kulit telinga

Umumnya, benjolan pada telinga berupa skin tag dan kista. Skin tag biasanya tidak memerlukan perhatian medis, orang-orang menghilangkan skin tag lebih karena alasan estetika atau kecantikan. Untuk menghilangkannya dokter akan melakukan bedah, ligasi (mengikat jaringannya) atau Krioterapi  menggunakan nitrogen cair.

Sementara itu, kista yang terasa cukup menyakitkan bisa diatasi dengan drainase. Untuk mengeluarkan isi kista, dokter akan memberikan anestesi lokal pada area sekitar kista. Kemudian membuat sayatan kecil pada kista. Taraaa…. dijamin isi kista akan segera keluar. 

Ingat: segera periksa ke dokter jika muncul benjolan tak wajar pada sun telinga.

3. Daun Telinga Robek

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, Bunda memerlukan bantu media. Umumnya dokter THT, dokter kulit, dan ahli bedah plastik akan melakukan pembedahan untuk memperbaikinya..

Gimana, Bunda sudah memahami fungsi dan merawat daun telinga? Sudah siap untuk mempraktekkannya Bund?

Baca Juga:

Sumber