Penulis: Farichatul | Editor: Aufia

Agar kehamilan tetap lancar jaya, Bunda harus pintar menjaga diri, baik dari segi aktivitas maupun asupan makanan.

Tahukah Bunda, selain ada jenis-jenis makanan yang harus Bunda konsumsi, ternyata ada juga loh makanan yang lebih baik dihindari. Namun, Bunda tidak perlu khawatir! Sebab, makanan yang harus dihindari jumlahnya jauh lebih kecil daripada makanan yang bisa Bunda konsumsi.

Bunda penasaran kira-kira apa saja? Yuk, simak 6 jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil beserta penjelasannya berikut!

1. Tauge Mentah

sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

Tauge mentah biasanya ditemukan di makanan-makanan khas Indonesia seperti soto dan pecel.

Kalau Bunda adalah penggemar makanan-makanan ini, sebaiknya ketika hamil Bunda pesan makanan dengan meminta tanpa tauge.

Alasannya karena tauge mentah adalah tempat bertumbuhnya bakteri Salmonella (bakteri penyebab tipes) sehingga disarankan untuk Bunda hindari sepenuhnya atau lebih baik dimasak dulu sebelum disajikan.

2. Daun Pepaya dan Pepaya Muda

Sama seperti tauge, daun pepaya dan pepaya juga sering dibuat sayur oleh ibu-ibu di rumah.

Namun, sebaiknya Bunda menghindari makan daun ini baik setelah disayur atau belum. Sebab, menurut penelitian yang dilakukan oleh Airaodion dan Ogubagu, daun pepaya mengandung zat yang berbahaya untuk rahim.

Di sisi lain, konsumsi pepaya muda yang berlebihan juga dapat mengganggu kehamilan. Jadi, pastikan Bunda mengurangi makanan dari pepaya muda dan daun pepaya ya.

3. Lalapan

Meskipun rasanya tidak lengkap kalau makan ayam bakar atau pecel tanpa lalapan, sebaiknya Bunda menghindari kudapan ini ketika hamil.

Lalapan atau kudapan lain adalah sayuran yang disajikan mentah sehingga kalau tidak dicuci sampai bersih bisa mengandung bakteri dan kuman yang tidak aman untuk kehamilan.

4. Jengkol

sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

Sayuran yang identik dengan bau menyengat ini juga tidak boleh banyak dimakan oleh ibu hamil.

Hal ini karena, jengkol mengandung jenis asam amino yang tidak mudah dicerna ginjal sehingga ginjal jadi lebih aktif, buang air kecil jadi nyeri dan proses melahirkan akan lebih sulit.

5. Pare

Sayuran lain yang sebaiknya dihindari adalah Pare. Pare dapat menyebabkan diare dan sakit perut.

Efek samping pare akan lebih parah jika Bunda punya riwayat diabetes. Sebab, makan pare bisa menyebabkan penurunan kadar gula dalam darah.

Apabila Bunda sedang hamil dan punya riwayat diabetes, sebaiknya Bunda konsultasi dengan dokter kandungan langganan tentang boleh atau tidak minum suplemen yang mengandung ekstrak pare ini.

6. Kangkung

Kangkung, terutama yang mentah, mengandung parasit yang bisa menyerap gizi yang harusnya untuk Bunda dan si bayi. Akibatnya, konsumsi kangkung mentah yang berlebihan bisa menyebabkan anemia pada Ibu hamil.

Maka dari itu, saat mengandung Bunda lebih baik mengurangi konsumsi kangkung dan memastikan kalau sebelum dimakan, kangkung sudah dicuci sampai bersih.

Pada dasarnya, tidak ada jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil. Bunda boleh makan sayuran dan buah-buahan apapun ketika hamil. Hanya saja, Bunda perlu memastikan kalau sayuran dan buah-buahan tersebut sudah dicuci sampai bersih dan dimasak matang supaya tidak ada bakteri yang tertinggal.

Baca Juga: