Penulis: Annisa | Editor: Aufia

Wajar jika seorang wanita tentu ingin merasakan indahnya kehidupan berumah tangga. Begitu juga dengan seorang laki-laki. Sayangnya, terkadang menikah tidak semudah yang dibayangkan akan selalu indah. Ada kalanya suami mengalami keterpurukan ekonomi sehingga tidak mampu menghidupi istri dan anak-anaknya. Kondisi seperti inilah yang sering memicu perselisihan dan berujung pada perceraian.

Dalam Islam sendiri, wajib bagi seorang suami untuk menafkahi istrinya. Berikut adalah penjelasannya dan 3 jenis nafkah yang harus dipenuhi oleh seorang suami, simak dulu yuk Bund! 

Alasan mengapa suami wajib menafkahi

Doa pengantin baru islami

Para ulama menyebutkan alasan wajibnya mencari nafkah karena tiga hal, yaitu karena zaujiyyah (perkawinan), qarabah (kerabat), dan milkiyyah (kepemilikan).

Penghidupan karena ikatan perkawinan adalah pemberian nafkah karena ikatan perkawinan yang sah. Tidak hanya terjadi karena perkawinan yang masih utuh, tetapi juga perkawinan yang telah putus atau bercerai dalam keadaan talak raj’i dan talak ba’in hamil.

لرِّجَالُ لَى لنِّسَآءِ ا لَ للَّهُ لَىٰ ا لِهِمْ

“Laki-laki adalah seorang pemimpin bagi perempuan, sebab Allah telah menjadikan sebagian laki-laki lebih tinggi dari sebagian perempuan, dan karena llaki-laki juga telah menafkahkan sebagian hartanya.” (QS. An-Nisaa: 34).

Jadi dapat disimpulkan ya Bund, jika hukum memberi nafkah oleh suami kepada istri adalah hal yang wajib.

3 jenis nafkah yang harus dipenuhi oleh suami menurut islam

Arti Sakinah Mawaddah Warahmah

1. Menafkahi keluarganya

Sebagai kepala rumah tangga, suami berkewajiban memenuhi setiap kebutuhan keluarga, mulai dari tempat tinggal, makanan, pakaian, obat-obatan, kebutuhan sehari-hari, hingga pendidikan anak.

Mata pencaharian ini penting dalam membangun landasan material atau maddiyah yang dapat menjadi jaminan keberlangsungan terwujudnya keluarga yang dibentuk bersama.

Sejalan dengan perintah Al-Qur’an dalam surat Al-Baqarah ayat 233:

“ Kewajiban bagi seorang suami adalah memberi makan dan pakaian kepada istrinya secara ma’ruf. Seorang suami tidak dibebani,  tetapi bisa menyesuaikan dengan berapa kemampuannya.”

2. Memberi nafkah untuk barang-barang istrinya

Jenis nafkah kedua yang harus dipenuhi oleh suami menurut Islam adalah nafkah bagi istri, yang berguna untuk menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga. Bahkan ketika istri memiliki penghasilan, suami juga berkewajiban memberikan nafkah materiil bagi istrinya.

Para ulama berpendapat bahwa harta (penghasilan) istri adalah hak istri. Suami tidak boleh menggunakannya tanpa izin dan kesenangan istri.

Perlu juga dicatat bahwa penghasilan istri berbeda dengan pengeluaran bulanan. Jika uang belanja tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga, maka penghasilan bagi istri adalah uang untuk kebutuhan pribadi istri.

Entah itu untuk menjaga diri, menjaga penampilan, atau bahkan untuk menghemat uang, semua itu adalah wewenang istri. Jika suami berpenghasilan lebih rendah dari istrinya, lebih baik gaji diserahkan kepada istri dan kemudian diatur olehnya.

3. Nafkah untuk batin

Tidak hanya nafkah berupa materi, karena ada kebutuhan lain yang dibutuhkan untuk mendapatkan keluarga yang harmonis. Penghasilan selanjutnya yang harus dipenuhi oleh suami adalah nafkah batin.

Penghidupan batin berarti suami harus membuat istrinya merasa aman dan bahagia. Bagaimana seorang suami dapat memenuhi kebahagiaan istrinya, dengan menjaga komunikasi yang baik, tidak berbicara kasar, tidak egois, dan selalu bisa menjaga komitmen pernikahan.

Lantas, bagaimana hukum suami yang tidak mencari nafkah?

Nikah siri

Dalam Islam hukumnya haram Bund. Terlebih jika suami tidak bekerja karena malas, atau suami tidak mencari nafkah karena istri bisa bekerja sendiri secara mandiri. 

Jika demikian, suami malas bekerja dan hanya mengandalkan harta istrinya, itu perbuatan tercela. Namun ada pengecualian ya Bund, ketika suami misalnya sakit atau diberhentikan, sehingga perempuan dapat menggantikan perannya sebagai pencari nafkah bagi keluarganya.

Nah itu dia penjelasan mengenai suami tidak memberikan nafkah pada istri dalam islam, yang penting untuk diketahui bagi seorang istri supaya paham mengenai makna nafkah dalam islam sebenarnya. 

Baca Juga:

Sumber

Dalam Islam. (2022). Hukum Suami Tidak Menafkahi Istri Dalam Islam dan Dalilnya. dalamislam.com

Sindo News. (2022). Hukum Suami Tidak Menafkahi Istri Beserta Dalilnya. sindonews.com