Penulis: Annisa | Editor: Aufia

Kini ada beberapa pilihan alat kontrasepsi keluarga berencana (KB), KB Spiral adalah salah satunya. Pada alat ini terdapat tali yang akan digantung dari leher rahim menuju vagina. Jadi apa keuntungan menggunakan spiral KB? Yuk simak penjelasannya berikut ini, Bund!

Jenis Spiral KB (IUD)

kb spiral iud

Ada dua jenis kontrasepsi spiral, yaitu kontrasepsi spiral berlapis tembaga dan kontrasepsi hormonal. Berikut perbedaan kedua jenis KB spiral:

1. KB spiral berlapis tembaga

Kontrasepsi spiral yang tidak mengandung hormon cukup efektif mencegah kehamilan hingga 10 tahun sejak pemasangan.

Kontrasepsi spiral ini bekerja dengan cara melepaskan unsur tembaga secara perlahan dan menghalangi sel sperma untuk naik dan mencapai sel telur. Ini akan membuat sperma lebih sulit membuahi sel telur dan membuat kehamilan. Selain itu, jika terjadi pembuahan, KB spiral juga dapat mencegah janin yang akan datang untuk bertahan hidup di dalam rahim dan saluran tuba.

2. KB spiral mengandung hormon

Jenis kontrasepsi spiral ini dilapisi oleh hormon progestin. Efektivitas kontrasepsi spiral hormonal adalah 3-5 tahun, tergantung pada merek produk kontrasepsi spiral.

Dalam mencegah pembuahan sel telur, kontrasepsi spiral hormonal bekerja dengan mencegah penebalan dinding rahim, sehingga sel telur yang telah dibuahi tidak dapat berkembang. Alat kontrasepsi ini juga bisa membuat leher rahim dipenuhi lendir yang lengket, sehingga membuat sperma lebih sulit masuk ke rahim.

Kontrasepsi spiral terutama untuk wanita yang sudah hamil. Wanita yang belum pernah hamil biasanya akan merasa lebih sakit dan kram setelah pemasangan alat kontrasepsi spiral. Kemungkinan kontrasepsi spiral longgar juga lebih rentan terjadi pada wanita yang belum pernah hamil. Meski begitu, keluarga berencana spiral tetap bisa menjadi pilihan.

Kontrasepsi spiral juga cocok untuk ibu menyusui. Namun, dianjurkan untuk ditempatkan sekitar 1,5-2 bulan setelah melahirkan atau setelah rahim kembali ke ukuran aslinya.

Efek Samping KB Spiral (IUD)

1. Efek samping spiral berlapis tembaga

    • Anemia
    • Sakit punggung
    • Perdarahan diantara siklus menstruasi
    • Kram perut
    • Infeksi vagina (vaginitis)
    • Sakit saat berhubungan
    • Sakit saat haid
    • Pendarahan hebat
    • Keputihan

2. Efek samping spiral hormonal

    • Sakit kepala
    • Jerawat
    • Haid sangat ringan, tidak teratur, bahkan tidak haid sama sekali
    • Penambahan berat badan
    • Gangguan suasana hati
    • Kista ovarium
    • Nyeri payudara
    • Nyeri panggul dan kram

Keuntungan Menggunakan KB Spiral (IUD)

kb spiral iud

KB Spiral dilaporkan 99,7% efektif mencegah kehamilan selama bertahun-tahun tanpa harus repot mengingat jadwal pengobatan, mengganti alat, atau mengisi ulang resep. Kontrasepsi spiral hormonal dapat bertahan selama 3-5 tahun, sedangkan kontrasepsi spiral tembaga dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun.

Keunggulan tersebut menjadikan KB Spiral sebagai metode kontrasepsi yang paling efektif dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya.

Selain itu, kelebihan lain dari KB spiral adalah:

    • Dapat dilepas kapan saja, tanpa mempengaruhi kesuburan. Setelah diangkat, kesuburan Bunda bisa kembali normal.
    • Aman digunakan untuk ibu menyusui.
    • Mengurangi risiko kanker serviks dan kanker endometrium.
    • Tidak membuat gemuk seperti pil KB.
    • Spiral hormonal dapat mengurangi nyeri dan kram PMS, mengurangi aliran darah yang berlebihan selama menstruasi, dan menurunkan risiko kehamilan ektopik.

Cara Pemasangan KB Spiral

kb spiral iud

Langkah pertama, pasien akan diminta berbaring di ruang pemeriksaan dengan posisi kaki yang diangkat. 

Dokter akan memasukkan alat yang bernama spekulum atau cocor bebek ke dalam vagina. Dengan menggunakan alat ini, dokter dapat:

    • Memeriksa ukuran dan posisi rahim
    • Bersihkan leher rahim dan vagina dengan cairan antiseptik
    • Mendeteksi kelainan pada rahim
    • Supaya leher rahim posisinya sejajar dengan rahim
    • Spiral berbentuk seperti T, dengan lengan di kedua sisi. Dokter akan melipat lengan dan memasukkan IUD ke dalam rahim menggunakan aplikator.
    • Setelah AKDR dipasang, lengan AKDR dilepaskan dari lipatan dan aplikator dilepas.
    • KB Spiral memiliki benang di bagian bawah yang akan tampak menggantung dari leher rahim ke vagina. Dokter akan memotong benang ini sekitar 2-4 cm di luar leher rahim.

Nah itu dia jenis KB spiral, keuntungannya, serta bagaimana proses pemasangannya. Bunda bisa menentukan jenis KB spiral yang Bunda inginkan. 

Baca Juga:

Sumber

HelloSehat. (2022). Sebelum Pakai IUD, Kenali Dulu Kekurangan dan Kelebihannya. hellosehat.com

Alodokter. (2022). Sisi Positif dan Negatif KB Spiral. alodokter.com

KlikDokter. (2022). Manfaat dan Keunggulan KB Spiral untuk Mencegah Kehamilan. klikdokter.com