Penulis: Irma | Editor: Aufia

Memiliki nama ilmiah Tinea, penyakit ini merupakan penyakit pada kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur Bernama Tinea, Bun. Kerap kali disebut dengan penyakit Kurap atau Kadas Kurap.

Penyakit kurap atau kadas kurap merupakan jenis penyakit yang menyerang permukaan kulit. Karenanya, penyakit kurap ini biasanya menular dari satu individu ke individu yang lainnya, Bun.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, kurap merupakan penyakit kulit yang mempunyai beragam jenis. Jenis-jenis kurap tersebut juga dikategorikan melalui area yang diderita oleh seseorang.

Jika Bunda melihat adanya ruam pada kulit yang berwarna kemerahan, lalu adanya rasa gatal, kemungkinan itu adalah infeksi pada kulit atau kurap, Bun. Ciri lainnya adalah polanya cenderung berbentuk lingkaran dengan bagian tepi-tepi yang mengelupas nampak seperti sisik.

Warning! Triggering Photos

Jenis-Jenis Penyakit Kurap (Tinea)

1. Tinea Corporis (Kurap Tubuh atau Punggung)

jenis penyakit kurap tinea

Remaja hingga dewasa bisa saja terkena kurap jenis ini, Bun. Bahkan, meski jarang ditemukan, Tinea Corporis mampu menyerang anak-anak. Lukanya pun bisa sampai bernanah pada kategori infeksi yang parah.

Tinea Corporis juga kerap kali bertransformasi menjadi penyakit kutu air. Rasa gatal pada area tertentu lalu tumbuhnya ruam merah.

Jika daerah kaki yang terinfeksi, biasanya kulit akan mengalami pecah-pecah dan pengelupasan permukaan kulit. Biasanya menimpa usia remaja.

2. Tinea Pedis (Kurap Kaki)

Meski mirip dengan jenis kurap sebelumnya. Namun, Tinea Pedis cukup memiliki perbedaan yang cukup kentara, lho. Infeksi ini biasanya menyerang sela-sela jari kaki, bisa menyebar ke samping, sampai ke telapak atau bahkan punggung kaki.

Keringat berlebih atau tidak cepat-cepat membuat kaki kering setelah berada di tempat lembab, dapat memicu Tinea Pedis.

Infeksi kurap jenis ini menghadirkan rasa nyeri dan panas, yang akhirnya menimbulkan pembekakan pada kaki. Untuk kasus yang lebih serius, Tinea pedis bisa mengakibatkan keluarnya nanah dan juga demam.  

3. Tinea Unguium (Kurap Kuku)

jenis penyakit kurap tinea

Jenis kurap yang satu ini biasanya paling umum ditemukan di masyarakat. Dengan nama lain Onychomycosis, kurap kuku ini bisa menyerang pada area kuku kaki atau bahkan kuku tangan.

Karena jenis penyakitnya terletak pada bagian kuku, berbeda dengan kulit. Seseorang yang terinfeksi Kurap Kuku memiliki ciri warna yang berubah. Selain itu, ketebalan kuku juga berubah dua kali lipat dan nampak seperti kuku yang rusak. 

Meskipun Bunda tidak pernah merasa terbentur sesuatu, kuku akan nampak seperti tidak sehat.

Umumnya, infeksi kurap kuku terjadi pada orang dewasa atau bahkan pria. Bisa juga seseorang yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, penyakit pembuluh darah perifer, atau bahkan penyakit psoriasis.

Seseorang yang memiliki masalah kesehatan yang mampu melemahkan sistem kekebalan tubuh, perlu lebih berhati-hati agar menjaga kebersihan sekitar kuku.

Tentunya Kurap Kuku bisa disembuhkan ya, Bun. Harus lebih bersabar karena akan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk kuku tumbuh sehat kembali.

4. Tinea Maanum (Kurap Tangan)

jenis penyakit kurap tinea

Jenis kurap yang satu ini cukup jarang ditemukan, Bun. Menginfeksi daerah punggung tangan, kurap kuku nampak seperti kulit yang mengelupas.

Biasanya juga terlihat seperti bentuk lingkaran dan bisa terjadi pula pada area kaki. Dengan tekstur kulit yang nampak bersisik, warna merah dan area tepi yang lebih menonjol dibandingkan dengan area lainnya.

Kurap kuku ini bisa menular pada individu lain melalui kontak fisik. Harus lebih berhati-hati juga karena mampu menular melewati hewan seperti kucing, anjing, landak, hingga sapi.

5. Tinea Faciei (Kurap Wajah)

jenis penyakit kurap tinea

Kurap pada bagian wajah ini bisa dialami oleh semua golongan. Baik itu pria juga wanita. Biasanya Tinea Faciei kerap dijumpai dari usia dewasa awal, sekitar 20 tahun hingga 40 tahun.

Meskipun area yang terpapar adalah wajah, cara penanganannya tetap bisa dengan obat salep yang memiliki kandungan anti jamur. 

Jikalau infeksi tak kunjung reda pada rentang waktu 2 minggu, maka bisa meminum obat secara oral yang berfungsi sebagai anti jamur. Biasanya obat yang dianjurkan bernama terbinafine dan itraconazole.

6. Tinea Barbae (Kurap Jenggot)

jenis penyakit kurap tinea

Jika diperhatikan dari Namanya, tentu saja kurap yang satu ini biasanya menginfeksi pria dari usia remaja hingga dewasa, yang sudah memiliki jenggot. 

Jadi cukup berbeda dengan Tinea Faciei yang bisa dialami oleh siapapun. Tinea Barbae lebih spesifik berada di area dagu atau jenggot, yang tentu saja hanya dimiliki oleh pria.

Untuk infeksi ringan, kurap jenggot bisa disembuhkan dengan obat salep atau bahkan shampo dengan kandungan anti jamur.

Tahapannya juga bisa memulai dengan memangkas rambut yang terkena area infeksi. Hal tersebut agar obat salep dapat menyerap dan berfungsi secara maksimal untuk menyembuhkan. 

7. Tinea Incognito

Kurap yang satu ini dipicu oleh masalah yang cukup berbeda, Bun. Jika biasanya kurap datang karena infeksi, kurap satu ini akibat obat yang tidak cocok, bun. Obat-obat yang tidak cocok dikonsumsi, dapat menyebabkan Tinea Incognito.

Jenis kurap yang satu ini dipicu oleh kesalahan diagnosa. Misalnya penggunaan steroid atau calcineurin inhibitor yang tidak cocok untuk kulit seseorang.

Kesalahan pengobatan area infeksi pada kulit, bisa menimbulkan Tinea Incognito ini, Bun. Jadi, Bunda haris lebih berhati-hati ya.

8. Tinea Cruris (Kurap Selangkangan)

Kurap yang satu ini kerap kali disebut sebagai Jock Itch. Penyakit ini bisa menyerang seseorang yang berumur remaja hingga dewasa awal. Biasanya akibat keringat yang tak kunjung dibersihkan akhirnya menyebabkan ruam atau infeksi pada area yang lembab.

Untuk mengobati Tinea Cruris bisa dengan menaburkan bedak anti jamur pada area yang terinfeksi.

Area yang terinfeksi biasanya mulai dari paha dalam, selangkangan, dan untuk beberapa kasus bisa mencapai area bokong.

Pastinya, penyakit kurap ini dapat dicegah, Bun. Dengan rutin menjaga kebersihan, tentunya kulit bisa terbebas dari infeksi jamur atau penyakit kurap. Menggunakan barang orang lain juga bisa mencegah penyakit ini, Bun. Karena kita tidak pernah tau apa yang terdapat pada barang-barang milik orang lain. Apakah benda tersebut terbebas dari kotoran atau tidak.

Cara pencegahan lainnya juga bisa dengan menggunakan alas kaki yang pas dan bersih ketika berada di tempat umum, bisa juga rutin mengganti baju tiap berkeringat, atau keramas secara rutin. Selain membuat tubuh segar, tentunya anggota tubuh Bunda akan jauh dari infeksi jamur yang bisa melukai kulit, Bunda. 

Baca Juga:

Sumber

Hello Sehat. Kurap (Kadas) – Penyakit Infeksi Kulit. hellosehat.com

Good Doctor. (2020). Kurap Penyakit Kulit yang Menular, Kenali Penyebabnya. gooddoctor.co.id

Alodokter. (2019). Kurap – Gejala, penyebab dan mengobati. alodokter.com