Penulis: Annisa | Editor: Aufia

Banyak pasangan mungkin bertanya setelah memasang IUD, kapan mereka bisa berhubungan seks. Kesabaran tentunya dibutuhkan agar tujuan awal pemasangan KB spiral ini tercapai dengan maksimal. Lantas, kapan idealnya berhubungan seks setelah pemasangan IUD? Yuk simak jawabannya di bawah ini, Bund!

kb spiral iud

Berapa hari boleh berhubungan seks setelah pasang KB IUD?

Umumnya, pasangan dapat berhubungan seks setelah pemasangan IUD setidaknya selama 24 jam. Hanya saja, jangan memasukkan apapun ke dalam vagina selama waktu ini. Bahkan untuk tampon, Bunda harus menunda memakainya sampai 24 jam telah berlalu setelah pemasangan.

Lain halnya jika IUD dipasang setelah ibu melahirkan. Instalasi itu sendiri akan menunggu 48 jam setelah pengiriman. Tentu saja, hubungan seksual harus ditunda terlebih dahulu seperti biasa pada wanita yang telah melahirkan.

Meskipun pada umumnya hubungan seksual setelah pemasangan IUD seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tidak ada salahnya mengetahui beberapa hal khusus mengenai jenis atau merek yang digunakan. Karena umumnya memiliki efektivitas yang berbeda dalam mencegah kehamilan.

Para ahli juga menyarankan pada bulan pertama penggunaan IUD untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks untuk mencegah infeksi. Sedangkan untuk kontrasepsi IUD hormonal, Bunda harus menunggu hingga 7 hari. Sampai saat itu, Bunda harus menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Hal-hal yang harus Bunda pahami setelah pemasangan IUD

Selain wajib mengetahui setelah memasang IUD kapan harus berhubungan seks, pasangan juga perlu memperhatikan beberapa hal. Bahkan sebelum melakukan instalasi, mitra akan diberitahu tentang kemungkinan efek dan risiko yang dapat timbul. Petugas juga cenderung memberi tahu efek samping berdasarkan merek yang digunakan.

Secara umum, pemasangan IUD akan menyebabkan efek berikut:

    • Pendarahan tidak teratur selama beberapa bulan setelah pemasangan
    • Menstruasi lebih ringan atau lebih pendek
    • Beberapa wanita, mungkin tidak mengalami menstruasi sama sekali
    • Gejala sindrom pra-menstruasi (PMS) muncul, seperti sakit kepala, mual, nyeri payudara, dan bercak kulit
    • Nyeri saat pemasangan IUD juga dapat terjadi pada beberapa wanita
    • Kram atau sakit punggung beberapa hari setelah pemasangan IUD juga bisa terjadi

Efek samping dapat bertahan selama 3 sampai 6 bulan pertama. Setelah itu, tubuh akan terbiasa dengan alat-alat di dalam rahim sehingga terjadi penyesuaian. Untuk mengobati nyeri, obat bebas yang dapat digunakan adalah ibuprofen, naproxen, dan aspirin.

Efek Samping KB Spiral (IUD) yang Mungking Terjadi (tapi Jarang)

Beberapa efek samping yang jarang tetapi bukan tidak mungkin dapat terjadi. Efek samping ini meliputi:

  • IUD lepas

IUD bisa keluar dari rahim secara tidak sengaja. Jika kondisi ini terjadi, maka kunjungi dokter untuk pemasangan ulang.

  • Perforasi uterus

Dalam kondisi tertentu, IUD dapat menembus dinding rahim. Ini dapat menyebabkan pendarahan hebat dan infeksi.

  • Penyakit radang panggul

Pada proses pemasangan IUD yang tidak steril, bakteri juga dapat masuk ke dalam rahim. Hal ini jika dibiarkan dapat memicu munculnya penyakit radang panggul.

  • Sariawan¬†

Beberapa orang yang memasang IUD mungkin lebih berisiko terkena sariawan.

  • Kerusakan pada rahim

Ada kemungkinan IUD melubangi rahim di mana ia ditempatkan. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan meskipun sangat jarang terjadi.

Lantas, Kapan sebaiknya IUD diganti?

Setelah pemasangan IUD, saat bisa berhubungan seks bukanlah masalah besar mengingat alat kontrasepsi ini memiliki umur yang panjang. Untuk IUD hormonal, tindakannya berkisar antara 3 hingga 5 tahun.

Sedangkan untuk IUD non hormonal dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun. Hanya saja, semuanya biasanya akan tergantung pada merek dan tipe yang digunakan. Penggantian IUD umumnya dapat dilakukan dengan cepat dan tidak memerlukan prosedur yang rumit.

Dokter atau perawat akan dengan lembut menarik perangkat keluar dari rahim. Ketika prosedur sederhana ini dilakukan, pasien kemungkinan hanya akan merasakan kram saat IUD dilepas.

Sebaiknya jika Bunda dan pasangan ingin berhubungan seks setelah pasang IUD, bersabarlah sampai gejala atau efek samping yang mungkin muncul mereda. Jika efek samping tidak kunjung hilang, segeralah konsultasikan ke dokter ya, Bund!

Baca Juga:

Sumber