Penulis: Farichatul | Editor: Aufia

Beberapa wanita menganggap keputihan bening seperti putih telur adalah hal yang normal, karena kondisi ini memang sering terjadi. Biasanya wanita akan mengalami keputihan saat menjelang masa haid atau sebagai pertanda awal kehamilan.

Tapi tahukah Bunda, tidak semua keputihan boleh diabaikan begitu saja? Ada kalanya keputihan merupakan sinyal tentang gejala penyakit tertentu. Jadi harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh, apakah ada gejala penyerta atau tidak!

Ingin tahu lebih jauh mengenai keputihan normal dan keputihan tanda penyakit tertentu? Cari tahu lewat ulasan ini, yuk Bund!

Apa Sih Keputihan Itu?

Keputihan adalah fenomena keluarnya lendir dari vagina. Lendir ini keluar membawa sel-sel yang mati serta bakteri sebagai mekanisme pembersihan organ dalam wanita. Jadi, pada dasarnya keputihan adalah sesuatu yang lumrah terjadi pada kaum hawa. 

Baca Juga: Ini 5 Jenis Keputihan pada Wanita dan Cara Pencegahannya

Keputihan Yang Normal

Biasanya, keputihan merupakan pertanda masa subur. Kondisi ini juga biasa terjadi pada ibu-ibu hamil karena adanya perubahan hormon. Perlahan intensitas keputihan akan semakin berkurang ketika memasuki fase menopause

Umumnya, lendir yang keluar saat keputihan berwarna putih atau bening. Teksturnya licin dan agak lengket seperti putih telur. Selain itu, volume lendir keputihan normal juga tidak banyak, tidak berbau, terkadang menimbulkan rasa gatal atau nyeri.

Baca Juga: Catat Bund! Ini Perbedaan Keputihan Mau Haid dan Tanda Hamil

Keputihan Yang Tidak Normal

perbedaan keputihan haid atau hamil

Seperti yang tertulis di atas, ada kalanya masalah keputihan patut untuk Bunda waspadai. Sebab, bisa jadi keputihan yang tidak normal ini merupakan gejala awal infeksi atau gejala penyakit-penyakit tertentu. 

Keputihan abnormal ditandai dengan:

    1. Lendir yang keluar agak kental dan volumenya cukup banyak.
    2. Lendir berwarna putih susu, agak kecoklatan, abu-abu atau kehijauan. 
    3. Menimbulkan rasa gatal pada vagina dan bercak-bercak di celana dalam. 
    4. Menimbulkan sensasi seperti terbakar pada vagina.
    5. Lendir berbau tidak sedap. 
    6. Menimbulkan kram, rasa nyeri atau sakit perut (terutama perut bagian bawah).

Keputihan abnornal karena infeksi bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti:

    1. Konsumsi pil KB.
    2. Konsumsi obat kortikosteroid.
    3. Diabetes.
    4. Penurunan sistem imun tubuh. 
    5. Hubungan seksual tanpa kondom.
    6. Iritasi di sekitar vagina.
    7. Penipisan dinding vagina akibat menopause.
    8. Penggunaan sabun atau pewangi di area kewanitaan yang terlalu sering. 

Jika Bunda mengalami gejala atau ciri-ciri di atas, sebaiknya Bunda segera pergi ke dokter. Karena keputihan abnormal ini bisa mengganggu kesehatan terutama tingkat kesuburan rahim.

Cara Mengobati Keputihan

Untuk keputihan yang normal, Bunda tidak perlu khawatir. Cukup dengan membersihkan organ kewanitaan dan celana dalam secara teratur! Selain itu, Bunda wajib ganti celana dalam jika dirasa sudah terlalu basah. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi yang bisa terjadi akibat jamur dan bakteri.

Lain halnya dengan keputihan abnormal, Bunda harus segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Umumnya, dokter akan melakukan rangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis penyebab keputihan tersebut. Setelah diketahui penyebabnya, dokter akan meresepkan obat yang sesuai. Bisa antibiotik, anti jamur maupun obat khusus lain sesuai dengan kondisi yang Bunda alami. 

Jadi, Keputihan Bening Seperti Putih Telur Pertanda Apa?

flek coklat saat hamil

Keputihan bening adalah salah satu kondisi yang lumrah terjadi pada wanita. Hal ini terjadi karena tubuh wanita sedang membersihkan bakteri dan sel-sel mati ketika terjadi perubahan hormon. Tidak menutup kemungkinan Bunda sedang memasuki masa subur maupun sedang hamil muda. Ketiganya memiliki ciri yang berbeda, jadi Bunda harus belajar cara membedakannya.

Adapun yang perlu diwaspadai adalah ketika keputihan berwarna tidak bening entah itu putih susu, kecoklatan, keabu-abuan atau kehijauan. Bisa juga keputihan bening namun disertai gejala lainnya (misal nyeri panggul, berbau tidak sedap, kram perut, Miss V terasa gatal, dll). Jika Bunda mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga: Normalkah Keputihan Saat Hamil Muda? Ketahui Penyebab dan Ciri-cirinya Yuk, Bunda

Bagaimana Bund, penjelasan mengenai keputihan bening seperti putih telur di atas? Sudah menjawab semua pertanyaan Bunda? Semoga ulasan tersebut bermanfaat ya!

Sumber

Hello Sehat. (2021). 9 Penyebab Keputihan, yang Paling Umum dan yang Harus Diperiksa Dokter. hellosehat.com

Kompas Health. (2020). 6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda. health.kompas.com

Alo Dokter. (2019). Keputihan – Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati. alodokter.com