Penulis: Farichatul | Editor: Handa

Setiap fase kehamilan tentu menjadi momen-momen penting untuk Bunda dan si kecil yang masih ada di dalam perut. Apalagi jika sudah masuk bulan ke-8. Tentu Bunda sudah deg degan mempersiapkan proses kelahiran sementara si kecil sudah mulai aktif.

Nah, berikut ini proses perkembangan janin yang akan Bunda alami jika si kecil sudah di dalam perut selama 8 bulan:

Kondisi Janin

  • Organ-organ seperti otak dan jari telah berkembang. Bahkan, kuku jari bayi telah muncul di ujung jarinya.
  • Berat badan janin akan mencapai 2 sampai 3 Kg dan panjangnya sekitar 27-45 cm. Jadi, pada fase ini rahim Bunda akan dipenuhi oleh badan janin sehingga janin akan sedikit lebih jarang bergerak. Kalaupun dia bergerak, maka Bunda akan merasakan kesakitan sebab setiap kali dia bergerak, dia secara tidak sengaja akan menabrak organ-organ di dalam tubuh Bunda.
  • Seiring dengan mendekati masa-masa kelahiran, posisi bayi akan semakin mendekat ke pinggul. Bahkan bisa jadi, di akhir bulan ke-8, kepala bayi sudah berada di jalan kelahiran.
  • Paru-paru si kecil sudah terbentuk sempurna sehingga dia sudah siap bernafas ketika dilahirkan.
  • Pada tahap ini, bola mata si kecil juga sudah bisa mengecil dan membesar menyesuaikan stimulus cahaya.
  • Kulit si kecil jadi lebih lembut karena badan si kecil sudah mulai terisi oleh lemak.
  • Tulang tengkorak si kecil masih lembut dan lembek. Ini akan memudahkan si kecil melalui jalan persalinan.

Kondisi Bunda

  • Kesulitan bernafas. Karena ukuran janin yang membesar, rahim juga ikut membesar dan menyentuh organ-organ lain di sekitarnya, termasuk paru-paru. Maka dari itu, saat berada dalam fase ini, Bunda akan lebih susah bernafas atau nafas Bunda jadi lebih pendek-pendek.
  • Lebih sering buang air kecil. Selain susah bernafas, ukuran bayi yang membesar juga akan memberikan tekanan pada kandung kemih Bunda. Akibatnya, Bunda akan lebih sering buang air kecil daripada biasanya.
  • Sakit di pinggul. Karena posisi janin lebih mendekati jalur persalinan yang berada di pinggul, maka pada fase ini, pinggul Bunda akan merasa nyeri atau sakit karena pergerakan tersebut.
  • Kulit meregang. Ukuran janin yang membesar akan membuat perut Bunda membesar juga sehingga tidak heran jika pada fase ini, timbul bekas-bekas peregangan pada kulit (stretch marks). Kalau Bunda khawatir mengenai hal ini, maka ketika mulai masuk bulan ke-8, coba bunda oleskan krim lotion di bagian kulit yang meregang agar bekasnya tidak kelihatan.
  • Peregangan pembuluh vena (Varicose veins). Tingkat sirkulasi darah yang meningkat akibat kehamilan di bulan ke-8 dapat menyebabkan peregangan pembuluh vena. Peregangan ini bisa menimbulkan nyeri atau sakit saja juga bisa menimbulkan wasir jika peregangan terjadi di bagian dubur.
  • Pusing dan kecapekan. Saat hamil, Bunda tidak hanya membawa berat satu orang, melainkan dua orang. Selain itu, kehamilan yang besar akan membuat Bunda kesulitan menentukan posisi tidur. Kedua hal ini dapat menyebabkan Bunda merasa pusing dan kecapekan.

Kapan Harus Pergi Ke Dokter?

Selain konsultasi rutin, Bunda lebih baik pergi ke dokter jika saat kehamilan di bulan ke-8 Bunda merasakan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Si kecil tidak bergerak sama sekali atau keseringan bergerak sehingga Bunda merasa kesakitan yang agak berlebihan.
  • Air ketuban Bunda pecah.
  • Pendarahan di bagian kemaluan karena infeksi.
  • Diare atau muntah-muntah yang parah.
  • Menunjukkan gejala preeclampsia seperti, pandangan mengabur, sakit kepala, tangan bengkak dan lain sebagainya.

Untuk menghadapi hal-hal di atas, Bunda jangan sampai stress. Coba rawat dan hibur diri Bunda dengan melakukan hal-hal yang Bunda sukai. Sebab, kesehatan Bunda, juga sangat berarti untuk si kecil.

Baca juga: