Penulis: Siti Rulli | Editor: Handa

Memiliki anak yang soleh dan sholehah tentu menjadi dambaan setiap orang tua. Terlebih mereka merupakan buah cinta ayah dan Bunda serta menjadi harapan bisa membanggakan orang tua kelak. Tapi sebenarnya, namanya seorang anak wajar saja ketika mereka nakal.

Nah, dari pada Bunda memarahinya sehingga membuat si kecil mengingat hal tersebut sampai besar nanti, ada doa agar anak nurut omongan orang tua lho Bunda. Doa ini bisa Bunda coba amalkan ketika si kecil dirasa nakal atau rewel.

Doa agar Anak Nurut Omongan Orang Tua

Daripada Bunda memarahi si kecil dan membuatnya ingat bahkan trauma ketika besar nanti, ada baiknya bersikap sabar dan berdoa. Berikut beberapa doa yang bisa coba Bunda panjatkan ketika si kecil nakal.

1. Doa agar Anak Tidak Suka Membantah

Kadang-kadang, karena selisih paham membuat si kecil membantah akan apa yang Bunda dan ayah ucapkan. Daripada memarahinya Bunda bisa melafalkan ayat berikut ini.

Lafal: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lilmuttaqina imama.

Artinya: “Ya Tuhan, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

2. Doa agar Anak Mudah Diatur

Selain doa diatas, Bunda juga melafalkan bacaan ini ketika si kecil sedang tertidur. Bacakan secara pelan di telinga si kecil, ya Bunda. Doa ini juga merupakan salah satu amalan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

Lafal: Afaghayra dini llahi yabghuna walahu aslama man fis samawati wal ardi taw’an wakarhan wailayhi yurja’un. (Al Imran, ayat 83)

Artinya: “Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah lah mereka dikembalikan.”

3. Doa agar Si Kecil Patuh

Menurut riwayat Ubay bin Ka’ab, Bunda juga bisa melafalkan ayat kursi sebagai cara agar si kecil menjadi anak yang penurut. Bunda bisa melafalkannya ketika sesudah salat maupun sebelum tidur. Berikut lafal dan artinya.

Lafal: Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Itulah doa agar anak patuh terhadap perkataan orang tua. Sebenarnya tidak ada anak yang nakal ya Bunda. Mereka hanya mengekspresikan apa yang sedang dirasakan. Jadi, jangan sampai memarahinya terlalu keras sehingga membuat si kecil ingat kejadian tersebut dan membekas di kemudian hari.

Baca juga: