Penulis: Farichatul | Editor: Aufia

Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang paling seksi dan paling peka terhadap rangsangan seksual. Bener kan Bund? Nggak heran kalau memegang dan meremas payudara menjadi hal yang lumrah saat berhubungan intim.

Sebenarnya, berbicara tentang aktivitas meremas payudara masih terasa tabu bagi sebagian masyarakat Indonesia. Eits, tapi jangan salah, meremas payudara memiliki efek positif. Tapi ingat, bukan diremas-remas kayak cucian ya! Cukup diusap dan dipijit dengan lembut!

Nah, apa saja manfaat meremas atau memijat payudara yang perlu wanita ketahui? Cari tahu lewat informasi di bawah ini, yuk!

1. Meningkatkan Kualitas ASI

Seperti yang kita tahu, tugas utama payudara adalah memproduksi air susu ibu (ASI). Pemberian ASI eksklusif kepada bayi dapat menunjang asupan gizi dna meningkatkan daya tahan tubuhnya. 

Sayangnya, terkadang timbul rasa nyeri pada payudara saat bayi menyusu. Untuk mengurangi rasa sakitnya, remas payudara 2 kali 30 menit pada 10 hari pertama pasca melahirkan. 

Tidak hanya itu, manfaat lain dari meremas payudara ketika menyusui adalah peningkatan kualitas ASI. Menurut sebuah penelitian yang dikutip oleh Healthline, meremas payudara dapat meningkatkan kualitas ASI khususnya dalam 1 tahun setelah melahirkan. Bayi juga cenderung bisa minum lebih banyak ASI dari payudara yang telah diremas.

2. Mengidentifikasi Kanker Payudara Sejak Dini

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang banyak memakan korban di Indonesia. Dilansir dari the Jakarta Globe, persentase kematian akibat kanker ini di Indonesia adalah 21,5 dari 100.000 kematian. Tingginya tingkat kematian akibat kanker payudara ini salah satunya disebabkan oleh pasien kanker yang baru datang ke rumah sakit ketika kanker yang dideritanya sudah parah. 

Terdapat beberapa ciri kanker payudara yang bisa dideteksi sejak dini dengan meremas payudara tersebut. Ciri-ciri tersebut seperti, perubahan bentuk dan ukuran payudara yang tidak dapat dijelaskan, penebalan pada bagian tertentu di kulit payudara dan keluarnya darah atau cairan lain yang bukan susu dari payudara. 

Tentu dengan mendeteksi kanker ini sejak dini, Bunda bisa segera ke dokter dan melakukan tes mamografi atau terapi lain. Semakin cepat Bunda mengetahui adanya kanker, semakin mudah pula cara menyembuhkannya. 

3. Membantu Sistem Limfatik

Sistem limfatik adalah salah satu sistem dalam tubuh yang bertanggungjawab untuk menjaga kekebalan tubuh. Di dalam mekanisme sistem ini, terdapat berbagai organ yang berperan dalam proses distribusi dan produksi darah putih seperti, kelenjar getah bening. 

Jaringan dari payudara Bunda bisa meluas hingga ke bagian ketiak, tempat dimana banyak organ sistem limfatik berada. Oleh karena itu, dampak dari kegiatan fisik apapun di payudara juga bisa berakibat pada cairan di dalam sistem ini. 

Tidak jarang, operasi kanker payudara atau operasi lainnya di bagian kelenjar getah bening meninggalkan cairan sisa yang bernama limfedema di bagian kelenjar getah bening ini. Salah satu cara untuk mengeluarkan cairan sisa ini adalah dengan meremas payudara.

4. Memperbaiki Tampilan Payudara

Siapa sih yang nggak pengen payudaranya terlihat kencang dan berisi? Semua wanita pasti mau. Sampai-sampai banyak wanita yang percaya kalau meremas payudara bisa bikin makin kencang dan padat. 

Belum ada uji klinis yang membenarkan klaim ini. Namun, dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa meremas payudara dengan minyak almond dapat mencegah timbulnya stretch mark pada wanita hamil. 

5. Meredakan Stress

Stress bisa terjadi pada siapapun, tak terkecuali Bunda. Jika stress menyerang, sesegera mungkin atasi penyebab utamanya!

Sementra itu, untuk membantu relaksasi boleh banget lho meremas payudara. Menurut penelitian dari sebuah universitas di Swedia, meremas payudara dapat merilis hormon oksitosin, sebuah hormon yang mendorong rasa senang. Selain itu efek pijatan juga bikin otot lebih rilex. Alhasil, stress bisa mereda hingga 70%. 

Meremas payudara ternyata memiliki banyak manfaat ya Bund? Untuk mendapatkan manfaat di atas, Bunda bisa memijat payudara secara ringan saja selama 5 sampai 15 menit. Boleh dilakukan sendiri, boleh juga minta bantuan suami, biar hot!

Baca Juga:

Sumber