Penulis: Irma | Editor: Handa

Sistem reproduksi adalah kumpulan organ dan jaringan yang digunakan untuk reproduksi atau berkembangbiak. Meskipun sudah ada sejak seseorang dilahirkan, namun pertumbuhannya baru terasa saat seseorang mengalami pubertas. Untuk perempuan, masa pubertas akan ditandai dengan payudara yang membesar dan mengalami fase menstruasi.

Fungsi sistem reproduksi secara umum yaitu untuk mempersiapkan masa kehamilan dan melahirkan. Kira-kira apa saja ya sistem reproduksi wanita? Yuk Bunda kenali lebih jauh apa saja sistem reproduksi wanita dan fungsinya.

Organ Reproduksi Wanita

Jika dilihat dari letaknya, organ reproduksi terbagi atas bagian dalam dan bagian luar. Organ reproduksi wanita bagian luar terletak di bagian luar vagina. Sedangkan organ reproduksi bagian dalam terletak di dalam dan tidak terlihat oleh kasat mata.

Organ Reproduksi Wanita Bagian Luar

Organ reproduksi wanita bagian luar, meliputi:

1. Labia

Bagian ini terbagi ke dalam dua bagian lagi, yaitu labia mayora dan labia minora. Labia Mayora (bibir besar) berfungsi untuk membungkus dan melindungi organ reproduksi eksternal. Pada masa pubertas, labia mayora adalah tempat terjadinya pertumbuhan rambut, disana juga terdapat kelenjar keringat juga penghasil minyak.

Sedangkan labia minora (bibir kecil), memiliki ukuran dan bentuk yang beragam. Labia minora terletak di bagian dalam labia mayora, bentuknya mengelilingi bukaan vagina dan uretra, yaitu sebuah tabung yang membawa urin dari kandung kemih ke bagian luar tubuh. Bagian ini juga tidak tertutupi oleh rambut-rambut halus. Kulit bagian ini biasanya sangat halus. Mudah terjadi iritasi dan bengkak.

2. Mons Pubis

Area ini merupakan tonjolan lemak yang berada tepat di atas labia. Bagian ini memiliki rambut-rambut yang mulai tumbuh ketika masa pubertas tiba. Lemak yang dikeluarkan diduga mengeluarkan zat feromon atau aroma yang mempengaruhi ketertarikan secara seksual.

3. Lubang vagina

Dinding yang memisahkan bagian luar dan dalam organ reproduksi, disebut juga sebagai pintu masuk dari alat kelamin. Lubang ini berfungsi untuk mengeluarkan darah saat menstruasi dan jalan masuk sperma saat berhubungan intim.

4. Lubang Uretra

Lubang uretra yaitu area keluarnya urin atau tempat keluarnya air seni yang berasal dari kandung kemih saat buang air kecil. Pada wanita, lubang ini berukuran 4 sentimeter dan berada di antara klitoris dan vagina.

5. Klitoris

Bagian ini berbentuk tonjolan kecil yang letaknya di atas labia minora. Area ini juga dinilai sebagai bagian yang sangat sensitif terhadap rangsangan. Sehingga bagian ini dipercaya menjadi pusat kenikmatan perempuan.

6. Kelenjar Bartholin

Organ ini merupakan kelenjar yang menghasilkan lendir yang kental. Terdapat pada dua sisi bukaan vagina yang mampu bekerja sebagai pelumas area vagina untuk memudahkan ketika berhubungan seksual.

Organ Reproduksi Wanita Bagian Dalam

Sedangkan untuk organ reproduksi perempuan bagian dalam, yaitu:

1. Vagina

Bagian ini dikenal sebagai jalan keluarnya bayi saat melahirkan dan juga lorong untuk berhubungan seksual atau tempat masuknya penis. Organ in merupakan bagian penting dari sistem reproduksi wanita. Oleh karena itu, kebersihannya harus dijaga dengan baik. Pasalnya, jika tidak dirawat dan dibersihkan dengan baik, organ ini rentan mengalami masalah, seperti infeksi vagina.

2. Leher Rahim

Leher rahim biasa disebut dengan serviks, yaitu pintu yang menjadi perantara vagina dengan rahim, mirip dengan lorong sempit. Dinding yang terdapat pada serviks ini memiliki sifat fleksibel yang mampu meluas. Fungsi tersebut berguna untuk membuka jalan agar bayi bisa lahir ketika waktu persalinan tiba.

3. Rahim

Rahim memiliki nama ilmiah uterus, yaitu area yang mirip dengan rumah. Bentuk Rahim mirip seperti buah pir, ya Bunda. Organ ini berfungsi sebagai tempat janin berkembang hingga menjadi bayi yang siap dilahirkan.

4. Indung Telur

Indung telur disebut juga sebagai ovarium, yaitu bagian kelenjar kecil yang bentuknya oval. Indung telur berada di dua sisi rahim yang memiliki fungsi sebagai penghasil sel telur. Ovarium juga memompa hormon seks yang kemudian menghasilkan estrogen dan progesterone, untuk selanjutnya dilepaskan dan mengalir pada aliran darah.

5. Saluran Telur atau Tuba Fallopi

Organ ini berfungsi sebagai tempat untuk sperma membuahi telur, termasuk lorong untuk telur tersebut berpindah dari ovarium ke rahim. Tuba fallopi memiliki bentuk seperti saluran yang ukurannya sempit yang melekat di daerah atas rahim serta mengarah ke ovarium.

Selain penting untuk dijaga kesehatan dan kebersihannya, dengan mengetahui organ reproduksi wanita dapat membantu Bunda mengenali tubuh sendiri. Bunda juga bisa lebih baik merawat sistem reproduksi karena sudah mengenali letaknya.

Baca juga: