Penulis: Mei Nurul | Editor: Aufia

Siapa yang sedang merencanakan program keluarga berencana (KB)? Nggak ada salahnya lho jika Bunda menggunakan pil KB sebagai alat kontrasepsi. Alasanya, pil KB dapat menunda kehamilan dengan tingkat efektivitas sebesar 98%.

Namun, seperti yang kita tahu Bund, banyak banget merk pil KB yang beredar di Indonesia. Kira-kira merk mana ya yang cocok untuk Bunda? Yuk, simak ulasan berikut!

1. Andalan (Mulai Rp 8.000)

merk pil kbPil KB yang sudah tak asing di telinga Bunda ini memiliki 2 kandungan utama, yaitu levonorgestrel sebagai progestin dan ethinyl estradiol sebagai estrogen. Hormon progestin levonorgestrel umumnya digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan serta  mencegah pelepasan sel telur dan pembuahan,

Pil KB andalan terbukti efektif mengentalkan cairan di dalam vagina. Sehingga sperma kesulitan mencapai sel telur, alhasil pembuahan dapat ditunda.

Efek samping penggunaan pil KB ini cukup ringan; seperti mual, muntah, nyeri payudara, dan pusing. Namun, pil KB Andalan tidak dapat digunakan oleh Bunda yang sedang menyusui.

2. Andalan Laktasi (Mulai Rp 11.500)

Berbeda dengan pil KB Andalan sebelumnya, Andalan Laktasi ini merupakan pil KB yang direkomendasikan bagi Bunda yang sedang menyusui. Karena hanya mengandung progestin berupa linestrenol 0,5 mg dan tidak mengandung estrogen. Sehingga tidak mengurangi produksi ASI. Bunda bisa menggunakan pil KB ini sejak 6 minggu setelah melahirkan.

 

3. Diane-35 (Mulai Rp 150.000/ Box)

Uniknya, pil KB keluaran Bayer ini menggabungkan 2 hormon progestin dan estrogen sekaligus, yaitu cyproterone dan ethinyl estradiol. Selain untuk menunda kehamilan, Diane-35 juga bermanfaat untuk mengurangi jerawat, radang kulit, dan rambut berlebih pada wajah, lho! Banyak banget kan, manfaatnya!

4. Gynera (Mulai Rp 110.000)

Sama-sama keluaran Bayer, namun butuh resep dokter untuk mendapatkan pil KB Gynera. Kandungan etinilestradiol dan gestodene nya efektif mencegah kehamilan. Efek samping yang bisa ditimbulkan antara lain nyeri payudara, mual, sakit kepala, sakit perut, dan perubahan berat badan. 

Tak perlu khawatir khawatir, Bund! Biasanya, efek samping tersebut dapat hilang setelah beberapa kali pemakaian kok

5. Microlut (Mulai Rp 35.000)

merk pil kb

Mengandung progesteron berupa levonorgestrel sebesar 0,03 mg, Microlut juga aman dikonsumsi ‘busui’ karena tidak berpengaruh pada laktasi. Menariknya merk pil KB ini bisa dikonsumsi secara rutin. Dan cukup efektif untuk menunda kehamilan.

6. Neynna (Mulai Rp 175.000)

Pil KB kombinasi ini dapat menurunkan kadar estrogen yang berlebih pada wanita sekaligus bekerja sebagai anti-androgen. Kelebihan hormon androgen dapat menyebabkan wajah berjerawat dan pertumbuhan rambut berlebih. Jadi, pil KB ini mampu mengurangi jerawat setelah penggunaan sebanyak 3-4 kali siklus. Tak hanya itu, Neynna juga efektif mengembalikan kesuburan. Jadi cocok banget buat Bunda yang sedang promil.

7. Postinor (Mulai Rp 30.000)

Pil KB darurat ini hanya dapat dikonsumsi sekali setelah berhubungan seks tanpa pengaman. Pil KB ini mengandung progestin jenis levonorgestrel 0,75 mg. Untuk mencegah terjadinya kehamilan, Bunda bisa meminumnya 12-72 jam setelah berhubungan intim. 

Meskipun dapat mencegah pembuahan dengan cepat, namun pil KB ini tidak mampu menghentikan kehamilan yang sudah berjalan (menggugurkan kandungan). 

8. Planotab (Mulai Rp 5.000)

Bunda memiliki riwayat penyakit maag? Planotab bisa jadi pilihan yang pas karena tidak berpengaruh pada produksi asam lambung, Meskipun demikian; pil KB ini juga berisiko menimbulkan beragam efek samping seperti perubahan mood, sakit kepala, hipertensi, flek hitam, hingga penambahan berat badan.

9. Yasmin (Mulai Rp 230.000)

merk pil kb

Diperkaya kandungan hormon progestin dan estrogen berupa drospirenone 3 mg dan ethinyl estradiol 0.03 mg, Yasmin mampu mencegah kehamilan dengan cara menghentikan pembentukan sel telur di setiap bulannya. Dengan begitu, sel telur tidak bisa bertemu dengan sel sperma sehingga dapat menunda kehamilan.

Selain untuk menunda kehamilan, pil KB ini juga bisa digunakan sebagai pelancar haid, mengatasi jerawat pada wanita yang berusia 14 tahun ke atas, mengurangi darah berlebihan, mengurangi nyeri haid, serta mengurangi risiko kista pada ovarium.

10. Yaz (Mulai Rp 290.000)

Selain sebagai alat kontrasepsi, Yaz mampu mengatasi menangani jerawat dan premenstrual dysphoric disorder (PMDD) atau sindrom premenstrual yang parah dan tak tertahankan. Sangat berguna bagi wanita yang sering mengalami nyeri haid.

Nah, sudahkan Bunda menemukan merk pil KB yang cocok? Jangan lupa konsultasikan ke dokter kandungan terlebih dahulu, ya!

Baca Juga: