Penulis: Aliftya | Editor: Handa

Tidak hanya shalat wajib, dalam Islam terdapat pula shalat sunah. Shalat dhuha adalah salah satunya. Ibadah yang satu ini bisa dikerjakan ketika matahari naik hingga condong ke barat atau sekitar pukul 08.00 sampai 10.00 dengan sedikitnya 2 rakaat.

Nah, meski tidak berdosa apabila tidak menjalankannya, shalat dhuha ini sebenarnya memiliki banyak keutamaan atau manfaat lho, Bunda. Membuka pintu rezeki, mendapat pahala setara pergi berhaji, serta sebagai sedekah untuk seluruh tubuh adalah tiga di antaranya. Berikut telah Catatan Bunda rangkum bacaan lengkap shalat dhuha berserta dengan tata caranya, antara lain:

1. Niat Shalat Dhuha.

Adapun lafal niat salat dhuha adalah sebagai berikut:

Ushalli sunnatan dhuha rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram.

Takbiratul ihram yaitu gerakan mengangkat kedua tangan sejajar telinga (bagi laki-laki) dan sejajar dengan dada (bagi perempuan). Bacaan takbiratul ihram adalah sebagai berikut: Allaahu akbar.

3. Membaca Doa Iftitah.

Setelah takbir, umat Islam disunnahkan untuk membaca doa iftitah. Salah satunya macam doa iftitah adalah sebagai berikut:

Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa’adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.

Artinya: “Ya Allah, jauhkan lah antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cuci lah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.”

4. Membaca Surat Al-Fatihah.

Tidak berbeda dari salat wajib, langkah selanjutnya adalah membaca surat Al-Fatihah. Surat ini merupakan syarat wajib yang tidak boleh ditinggalkan ketika melakukan shalat.

5. Membaca Surat Pendek

Biasanya umat Islam dianjurkan membaca surat-surat tertentu, seperti Asy-Syams, Ad-Dhuha, Al-Lail, atau Al-Kafirun. Namun, jika Bunda memilih membaca di luar empat surat tersebut pun tidak ada larangan sama sekali.

6. Rukuk

Setelah mengangat kedua tangan dan membaca takbir, bungkukkan badan dan letakkan tangan di lutut sambil membaca:

Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih (3x).

Artinya: “Maha suci Tuhan yang maha agung serta memujilah aku kepadanya.”

7. Iktidal.

Kembali tegakkan badan dan bacalah:

Sami’allaahu liman hamidah. Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.

Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya. Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

8. Sujud

Sujud dilakukan dengan meletakkan dahi di lantai dan membaca:

Sub haana robbiyal a’la wabihamdih (3x).

Artinya: “Maha suci Tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya.”

9. Duduk Di Antara Dua Sujud.

Langkah selanjutnya yakni duduk sambil membaca:

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

10. Sujud Kedua.

Bacaan doanya sama seperti sujud yang sebelumnya.

11. Berdiri Lagi untuk Menunaikan Rakaat Kedua.

Lakukan tata cara salat seperti pada rakaat pertama. Dimulai dari takbir hingga sujud.

12. Tasyahud Akhir.

Adapun bacaan pada tasyahud akhir adalah sebagai berikut:

Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid.

Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia.”

13. Salam

Gerakan menoleh ke kanan dan ke kiri dengan mengucapkan:

Assalaamu alaikum wa rahmatullah.

14. Membaca doa sholat dhuha.

Setelah selesai, Bunda dianjurkan untuk membaca doa salat dhuha. Berikut pelafalannya:

Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqidhuhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihiin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

Baca juga: 

Sumber