Penulis: Irma | Editor: Handa

Sudah menjadi rahasia umum jika tanaman hidup bisa menjadi penangkal penyakit, karena kandungan kimia yang berada di dalamnnya bermanfaat sebagai obat. Terutama karena tanaman herbal dipercaya memiliki efek samping yang lebih sedikit karena murni dari alam. Salah satu jenis tanaman yang dipercaya mampu mengobati beragam macam penyakit, yaitu daun ungu.

Daun ungu sendiri memiliki nama panggilan yang bermacam-macam, lho, Bunda. Di tanah Sunda daun ungu disebut dengan Handeuleum, di daerah Papua disebut sebagai paulas, sedangkan daun ungu sendiri merupakan panggilan yang biasa disebut oleh orang jawa.

Daun herbal yang memiliki warna ungu pekat ini sebetulnya salah satu tumbuhan tradisional yang dijaga secara turun menurun. Biasanya dirawat sebagai tanaman hias. Mempercantik pekarangan rumah dan membantu menyejukkan suasana.

Meski pun demikian, tanaman ini belum termasuk tanaman yang dibudidayakan, tetapi daun ungu sudah memiliki berbagai penelitian untuk mengembangkan tanaman satu ini. Sehingga khasiatnya sudah terbukti oleh para ahli. Lantas, apa saja manfaatnya? Yuk, simak ulasan di bawah ini.

1. Memperlancar Menstruasi

Saat datang bulan atau menstruasi, ada kalanya wanita merasa darah haid tidak keluar dengan sempurna. Dengan merebus daun ungu dan mengubahnya menjadi minuman herbal, haid akan lebih lancar.

Selain itu, menggunakan daun ungu sebagai obat saat haid, bisa mengurangi rasa tak nyaman yang timbul saat datang bulan. Seperti sakit kepala, nyeri pada panggul, hingga kram bisa diatasi dengan daun ungu. Menarik bukan?

2. Mengatasi Wasir atau Ambeien

Daun ungu memiliki efek anti-inflamasi, yakni pereda nyeri. Penyebab dari inflamasi sendiri adalah kerusakan jaringan. Maka, dengan mengonsumsi daun ungu bisa mengurangi nyeri saat wasir.

Kandungan aktifnya bisa mencegah gejala dari timbulnya wasir Kandung itu bisa disebut fitokimia yang terdiri dari, saponin, tannin, alkaloid, dan triterpenoid. Penting untuk diingat bahwa anjuran mengonsumsi daun ungu untuk mengatasi wasir, disarankan agar mempunyai resep dokter terlebih dahulu.

3. Untuk Melindungi Kesehatan pada Ginjal

Kandungan zat pada daun ungu mampu memelihara fungsi dari ginjal. Mengapa demikian? Karena zat dalam daun ungu tersebut mampu mengurangi kadar kreatinin dalam tubuh. Kreatinin sendiri merupakan zat limbah yang terdapat dalam darah.

Sedangkan, ginjal memiliki fungsi untuk mengatur jumlah produksi kreatinin.  Oleh sebab itu, untuk menilai kesehatan ginjal bisa dengan melihat jumlah kreatinin. Ambang batas normal kreatinin sebaiknya berada pada kisaran, 0,6 hinga 1,2 mg. Tidak baik untuk tubuh jika terlalu banyak atau terlalu sedikit. Dengan demikian, daun ungu bisa bermanfaat jika Bunda memiliki jumlah kreatinin yang berlebih.

4. Menangkal Munculnya Plak Gigi

Munculnya plak gigi adalah suatu hal yang wajar. Apalagi karena banyak orang senang mengonsumsi makanan dan minuman yang memiliki banyak kandungan gula. Kemudian gula yang dikonsumsi bereaksi pada bakteri yang bernama streptococcus mutans. Sehingga terciptalah plak pada gigi.

Daun ungu bisa menjadi solusinya, Bunda. Daun ungu memiliki kandungan yang disebut sebagai tannin dan flavonoid. Dua kandungan itu bekerja untuk menghambat penyerapan glukosa, yang disebut juga sebagai gula sederhana. Dengan mengonsumsi daun ungu, Bunda mampu menghambat bakteri tumbuh. Selanjutnya akan mencegah plak muncul. Say goodbye to plaque!

5. Mengobati Sembelit

Jika Bunda mengalami sembelit atau susah buang air besar, maka bisa diobati dengan daun ungu. Caranya cukup mudah. Hanya perlu merebus daun ungu untuk selanjutnya dapat diminum. Daun ungu mempunyai sifat diuretik juga laksatif.

Diuretik sendiri memiliki fungsi untuk meningkatkan aliran urin sehingga kotoran dalam tubuh mudah terbuang. Sedangkan, laksatif mampu membantu usus untuk berkontaksi agar kotoran dalam usus bergerak. Akhirnya buang air besar dan kecil akan lebih lancar.

6. Pembengkakan

Bunda pernah merasa beberapa bagian tubuh nampak bengkak atau memar? Seperti bagian tangan, kaki, bahkan wajah? Pembengkakan itu bisa diatasi dengan daun ungu.

Pembengkakan disebabkan tubuh yang terlalu lama berdiri juga berdiam terlalu lama pada posisi duduk. Dengan aktivitas tersebut, maka bagian tubuh tertentu akan menyimpan terlalu banyak cairan. Daun ungu dapat dikonsumsi secara langsung setelah dibersihkan, ataupun direbus dan ditumbuk. Sangat cepat dan praktis!

Bunda yang gemar menanam tumbuhan, bisa menjadikan daun ungu sebagai opsi. Sehingga, saat Bunda membutuhkan obat dari berbagai penyakit diatas, seperti saat Bunda ingin memperlancar menstruasi atau mengatasi sembelit, Bunda dapat dengan mudah mengambil dari halaman rumah dan mengonsumsinya!

Baca juga: