Penulis: Diana | Editor: Handa

Hemoglobin (Hb) adalah protein yang berada dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru menuju jaringan tubuh serta mengembalikan karbondioksida dari jaringan tubuh menuju paru-paru. Fungsi penting inilah yang menyebabkan Hb normal pada ibu hamil harus selalu diupayakan kebutuhannya sesuai dengan tubuh.

Bunda harus selalu menegtahui kondisi Hb dalam tubuh dengan memeriksakannya secara berkala. Pasalnya, kekurangan Hb dapat memicu terjadinya anemia, yang dapat menyebabkan badan lemas, kelelahan, kepala terasa ringan, kulit pucat, jantung berdebar-debar dan napas pendek.

Harus diingat juga ya Bunda, bahwa gejala anemia bisa saja mirip dengan gejala kehamilan. Jadi Bunda jangan sampai terkecoh dan pertahankan Hb normal Bunda, jangan sampai turun atau rendah. Lantas berapa kadar Hb normal pada ibu hami? Yuk Bunda simak ulasan di bawah ini.

Kadar Hb Normal bagi Ibu Hamil

Bagi ibu hamil, kadar Hb amatlah penting. Singkatnya karena, Hb berfungsi untuk menghantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa karbondioksida kembali menuju paru-paru sehingga dapat dihembuskan keluar oleh tubuh.

Jika Hb ibu hamil saja rendah yang ditakutkan adalah dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur atau  berat lahir yang rendah. Selain itu, Hb rendah atau Anemia dapat memengaruhi kualitas hidup Bunda saat sedang menjalani kehamilan si kecil.

Di seluruh dunia, masalah kadar Hb yang dapat memancing penyakit anemia telah menimpa 56 juta perempuan dan sejumlah dua pertiga diantaranya berasal dari Asia. Seorang ibu hamil dapat dikatakan memiliki Hb rendah jika kadar Hb-nya kurang dari 11 g/dL.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan kadar Hb ibu hamil sebaiknya perlu dijaga lebih dari 11 g/dL. Adapun kadar Hb normal bagi ibu hamil berbeda-beda menurut trimester usia kehamilannya ya. Berikut penjabarannya yang bisa Bunda catat, yaitu:

  • Pertama: 11,6-13,9 g/dL
  • Kedua: 9,7-14,8 g/dL
  • ketiga: 9,5-15 g/dL

Jadi menurut WHO, bila kadar Hb 8-11 g/dL, berarti Bunda hamil mengalami anemia ringan. Sedangkan jika kadar Hb kurang dari 8 g/dL, maka Bunda sedang mengalami anemia berat.

Dampak Kadar Hb Rendah bagi Perkembangan Janin

Anemia disebabkan oleh kurangnya zat besi yang dapat berpengaruh meningkatkan kematian dan kesakitan pada ibu hamil. Sedangkan zat besi bereperan penting untuk membuat sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh Bunda dan untuk protein otot bunda dan si janin.

Zat besi juga dibutuhkan Bunda dan janin dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh untukmembantu melawan infeksi. Selain itu, nutrisi ini juga sangat penting untuk pertumbuhan anak normal dan perkembangan intelektual, khususnya si otak janin.

Inilah yang menyebabkan zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin. Pasalnya, ketika pasokan zat besi tidak memenuhi kebutuhan ibu hamil dan janin, maka fungsi otak janin berisiko gagal berkembang secara optimal.

Selain itu, kadar Hb rendah saat kehamilan mampu mempengaruhi proses kinerja kognitif, perilaku, serta pertumbuhan fisik bayi sampai usia sekolahnya. Anemia juga menekan status imun dan meningkatkan risiko terhadap kematian dalam semua kelompok umur. Ditakutkan juga, Anak ke depannya akan terhambat dalam melakukan aktivitas fisik mereka.

Tips Menjaga Hb Normal pada Ibu Hamil

Bunda harus selalu memperhatikan kondisi tubuh ketika hamil ya agar kadar Hb normal tetap terjaga. Bunda juga bisa mengikuti kelas kehamilan atau berkonsultasi dengan pakar diet untuk memastikan bahwa nutrisi yang dibutuhkan sudah sesuai dan tercukupi.

Adapun hal utama yang dapat Bunda lakukan untuk menjaga Hb normal adalah dengan mengatur pola makan dan menu makanan yang difokuskan dalam memperbanyak konsumsi zat besi. Maka ibu hamil disarankan untuk banyak makan dan minum yang berbahan dasar:

  • Sayuran hijau, seperti bayam
  • Roti atau sereal yag mengandung ekstra zat besi
  • Daging-dagingan
  • Buah kering, seperti kurma, anggur, kismis
  • Kacang-kacangan
  • Penambahan suplemen sehat Zat Besi untuk ibu hamil

Adapun hal lain yang haru Bunda batasi konsumsinya ketika sedang hamil adalah makanan dan minuman yang dapat menghambat proses penyerapan zat besi oleh tubuh, yaitu:

  • Teh
  • Kopi
  • Susu
  • Gandum utuh

Tips Mengatasi Hb Rendah di Masa Kehamilan

Jika penyebab Hb rendah sudah ditemukan, maka biasanya dokter akan memberikan rekomendasi penanganan yang sesuai kepada Bunda. Misalnya, penyebab Hb rendah adalah kurangnya zat besi, maka dokter akan meminta ibu hamil mengubah menu makan dengan makanan yang banyak mengandung zat besi.

Namun, jika cara tersebut tidak berhasil, maka dokter akan meresepkan obat khusus sesuai dengan kebutuhan Bunda untuk menggantikan zat besi yang hilang dalam tubuh. Obat inilah yang bersifat lebih kuat dibandingkan suplemen yang dapat dibeli di supermarket atau apotek secara bebas.

Agar tubuh ibu hamil dapat lebih mudah menyerap kandungan obat, disarankan untuk meminum jus jeruk setelah mengonsumsi obat. JMelihat pentingnya mengetahui kadar Hb saat hamil, Bunda harus terus melakukan cek lkadar Hb dengan dokter kandungan agar bisa mendapatkan penanganan secara tepat untuk memastikan perkembangan janin.

Baca juga: