Penulis: Mei Nurul | Editor: Aufia

Tidak haya HIV/AIDS, ternyata banyak sekali jenis penyakit menular seksual yang bisa saja terjadi pada seseorang. Penyakit ini biasanya menular melalui hubungan intim yang kemudian bisa menimbulkan rasa nyeri pada area kelamin.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai jenis-jenis penyakit menular seksual, maka Bunda bisa membaca penjelasannya berikut ini ya!

Apa itu Penyakit Menular Seksual (PMS)?

Penyakit menular seksual terjadi akibat hubungan intim, baik yang dilakukan secara vaginal, anal, maupun oral. Penularan penyakit ini tidak hanya melalui hubungan intim saja tetapi juga bisa melalui transfusi darah hingga berbagi jarum suntik dengan penderitanya. Bahkan infeksi ini juga bisa ditularkan dari ibu hamil ke janinnya, lho!

Penyakit menular seksual ini biasanya hanya memunculkan gejala ringan atau bahkan tidak ada sama sekali. Maka tak heran jika biasanya penderita PMS ini akan merasakan gejalanya setelah muncul komplikasi atau setelah pasangan didiagnosis menderita penyakit ini.

Jenis-jenis Penyakit Menular Seksual

Penyakit Menular Seksual

Terdapat beberapa jenis penyakit menular seksual yang ada. Setiap jenisnya juga memiliki gejala yang berbeda-beda. Lalu, apa saja sih jenis penyakit menular seksual ini? Yuk simak penjelasannya berikut!

1. Sifilis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum atau dikenal dengan sebutan “raja singa”. Penyakit ini biasanya dapat berkembang di alat kelamin, dubur, hingga mulut yang bersifat menular.

Gejala yang biasa timbul adalah ruam, kelelahan, sakit kepala, nyeri sendi, penurunan berat badan. Dan rambut rontok. Nah, jika penyakit ini tidak segera diobati, maka dapat menimbulkan kehilangan pendengaran, penglihatan, ingatan, kejiwaan, dan infeksi otak maupun sumsum tulang belakang.

Jika penyakit ini telah didiagnosa lebih awal, maka dapat diatasi dengan antibiotik. Maka, penting bagi ibu hamil untuk rutin melakukan skrining agar tidak menular pada bayi yang dikandungnya.

2. Gonore

Penyakit Menular Seksual

Penyakit ini juga dikenal dengan kencing nanah yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyebabnya adalah keluarnya cairan dari vagina atau penis dan rasa nyeri yang terjadi saat buang air kecil.

Bakteri penyebab penyakit gonore juga dapat menginfeksi bagian tubuh lain jika terjadi kontak dengan sperma atau cairan vagina.

3. Human papillomavirus (HPV)

Penyebab Darah Haid Menggumpal dan Hitam seperti Hati

Penyakit menular seksual yang satu ini juga disebabkan oleh virus Human papillomavirus yang sama dengan nama penyakit ini. Virus HPV ini bisa menyebabkan kutil di kelamin hingga kanker serviks pada perempuan.

Penularan HPV ini terjadi melalui kontak langsung atau melakukan hubungan seksual dengan penderita.

4. Infeksi HIV

Penyakit HIV merupakan jenis penyakit yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko tertular virus atau bakteri lain. Penyebarannya bisa terjadi akibat hubungan seks tanpa kondom, berbagai penggunaan alat suntik, saat persalinan, maupun transfusi darah.

Jika tidak segera ditangani, maka penyakit ini dapat menyebabkan HIV tahap 3 yang sering dikenal dengan AIDS. Gejalanya di awal memang mirip seperti flu, bahkan bisa hilang dalam satu bulan atau lebih.

Sejak saat ini, seseorang dapat mengidap HIV tanpa mengalami gejala serius tanpa diketahui dalam jangka waktu yang lama.

5. Chlamydia

Penyakit Menular Seksual

Penyakit seksual ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penularanya biasanya diakibatkan karena terjadi luka pada area kelamin. Jika pada wanita, penyakit ini bisa menyerang leher rahim, sedangkan pada pria dapat menyerang saluran keluar urine di penis.

6. Trikomoniasis

Penyakit Menular Seksual

Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Pada wanita, penyakit ini bisa menimbulkan keputihan atau bahkan tanpa bergejala. Secara tidak sadar, Ia bisa menularkan penyakit ini ke pasangannya. Gejala yang timbul biasanya adalah rasa gatal sekitar penis atau vagina, sering buang air kecil atau bahkan nyeri saat buang air kecil maupun saat berhubungan seks.

7. Hepatitis B dan Hepatitis C

Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis ini biasa ditemukan di dalam darah atau cairan tubuh penderitanya. Virus hepatitis ini bisa menyebabkan gangguan hati kronis hingga kanker hati.

Penularannya bisa melalui hubungan seksual, jarum suntik yang dipakai bersama, atau bahkan transplantasi organ.

8. Tinea Cruris

Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang menyerang kulit di sekitar kelamin, paha bagian dalam, dan pantat. Infeksi ini ditandai dengan adanya ruam merah yang terasa gatal pada kulit yang terinfeksi.

Penularan penyakit ini bisa melalui kontak langsung dengan penderita atau menyentuh benda yang telah terinfeksi.

9. Herpes Genital

Penyakit Menular Seksual

Penyakit ini juga disebabkan oleh infeksi virus, baik yang bersifat tidak aktif atau bersembunyi di dalam tubuh tanpa adanya gejala. Akan tetapi gejala yang paling umum adalah luka lepuh yang berkembang di sekitar alat kelamin.

10. Granuloma Inguinale

Penyakit Menular Seksual

Penyakit menular seksual yang juga disebut donovanosis ini disebabkan oleh infeksi bakteri Klebsiella granulomatis. Gejala yang timbul adalah munculnya benjolan kecil berwarna merah dan lesi di selangkangan, penis, anus, hingga di skrotum.

Itulah beberapa jenis penyakit menular yang perlu Bunda waspadai. Jika Bunda maupun pasangan mengalami gejala atau keluhan pada organ intim, maka segeralah untuk memeriksakannya ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.

Baca Juga:

Sumber