Penulis: Farichatul | Editor: Aufia

Bunda ingin tampil bergaya tapi punya budget minim? Tenang, kini ada tempat baru yang bisa Bunda kunjungi untuk membeli baju bagus dengan biaya murah. Tempat ini disebut dengan Thrift shop dan Preloved shop. 

Kata Thrift dan Preloved sebenarnya berarti sama yaitu barang-barang bekas. Begitu pula dengan Thrift shop dan Preloved shop yang sama-sama menjual barang-barang khususnya pakaian bekas. Tapi, sebenarnya kedua istilah ini memiliki perbedaan konsep yang cukup mendasar. 

Apa sajakah perbedaan tersebut? Mari simak satu per satu.

Pengertian Thrift Shop

Secara bahasa, kata thrift dapat diartikan sebagai penghematan. Secara istilah thrift bisa dimaknai sebagai proses penghematan yang dilakukan oleh manusia terhadap pakaian khususnya ketika pakaian sudah bisa diproduksi secara masal. 

Awalnya, barang-barang kelas thrift adalah barang-barang yang didonasikan oleh pemiliknya. Namun, oleh pihak pengumpul donasi barang-barang ini lantas dijual ulang karena gudang mereka sudah mulai penuh. Salah satu tempat mereka menjual pakaian ini adalah luar negeri termasuk Indonesia. 

Makanya tidak heran kalau istilah thrift shop di negeri ini identik dengan tempat-tempat yang menjual pakaian bekas dari luar negeri (import). Tapi, bukan berarti karena dari luar negeri pakaiannya selalu bagus loh Bunda. Bisa jadi pakaian yang dijual di thrift shop sudah banyak kotoran atau cacat karena memang awalnya diniatkan untuk donasi. Harganya bisa jadi mahal bukan karena kualitasnya, tapi lebih karena biaya angkut dari negeri asal ke sini. Jadi, pintar-pintar dalam memilih baju di Thrift shop ya Bunda. 

Pengertian Preloved

Di sisi lain, Preloved adalah barang-barang bekas yang sebelumnya dimiliki oleh seorang individu dan dijual oleh individu tersebut karena satu dan lain hal seperti, sudah tidak muat, atau mau beli yang baru lagi dan lain sebagainya. 

Sesuai dengan namanya, biasanya meskipun barang yang dijual adalah barang-barang bekas dan kadang tidak bermerk, namun barang-barang preloved memiliki nilai khusus di hati pemilik sebelumnya. Jadi, Bunda tidak perlu heran kalau kadang harga barang-barang preloved juga agak mahal. 

Perbedaan Thrift Shop Dengan Preloved

Dari pemaparan di atas, berikut ini beberapa perbedaan antara thrift shop dan preloved:

  1. Baju-baju thrift shop adalah baju-baju impor sedangkan baju-baju preloved umumnya dari pasar domestik. 
  2. Baju-baju thrift shop awalnya ditujukan untuk donasi. Makanya kadang kualitasnya kurang bagus sementara baju-baju preloved tujuannya memang untuk dijual oleh pemiliknya jadi kualitas bajunya seringkali masih cukup baik. 
  3. Karena dari barang-barang donasi, pakaian di thrift shop bisa jadi berdesain vintage sementara karena memang untuk dijual, desain baju-baju preloved adalah desain yang kekinian. 

Terlepas dari perbedaan tersebut, yang jelas kemungkinan Bunda untuk mendapatkan baju bekas bagus dengan harga murah masih 50:50. Jadi, sebaiknya Bunda tulis list dulu pakaian bekas seperti apa yang Bunda inginkan. Tujuannya supaya Bunda lebih mudah mencarinya. Selamat mencoba.