Penulis: Aliftya | Editor: Handa

Banyak calon ibu tidak menyadari bahwa mereka tengah hamil muda. Umumnya, sebagian besar dari mereka baru bisa mengenali adanya tanda kehamilan saat usia kandungannya telah menginjak 4-6 minggu. Sebetulnya, hal ini wajar saja, sebab ciri-ciri hamil muda memang mirip dengan masa PMS.

Kendati demikian, tentu akan lebih menyenangkan jika Bunda dapat mengetahui kehadiran janin sedini mungkin. Lebih-lebih, jika datangnya buah hati telah lama dinanti. Nah, untuk itu, agar Bunda aware dengan kehadiran si kecil di dalam perut, berikut telah Catatan Bunda rangkum sejumlah tanda hamil muda yang kerap tidak disadari.

1. Kram Perut

Munculnya kram pada perut adalah salah satu tanda kehamilan yang sering dirasakan oleh perempuan. Kondisi tersebut terjadi karena terjadinya penempelan hasil konsepsi (embrio) ke dalam dinding rahim atau implantasi. Umumnya, Gejala ini kerap muncul pada minggu kedua pascamenstruasi terakhir.

2. Sering Merasa Lelah

Adanya perubahan hormon progesteron, kadar gula darah, dan pengaruh tekanan darah saat hamil membuat seorang perempuan jadi merasa lebih mudah lelah. Nah, untuk mengatasinya, Bunda hanya perlu perlu mengonsumsi makanan bernutrisi, istirahat yang cukup, dan batasi konsumsi.

3. Punggung Bawah Nyeri

Di samping kram dan kelelahan, munculnya nyeri pada punggung bagian bawah juga dapat menjadi tanda kehamilan. Kondisi ini timbul karena janin mulai tumbuh dalam kandungan dan ligamen jadi melonggar.

4. Muncul Bercak dan Flek Kecoklatan

Pada awal kehamilan, beberapa perempuan biasanya mengalami flek karena ada pendarahan implantasi atau penempelan embrio di dinding rahim. Oleh sebab itu, Bunda pun tak perlu khawatir. Lebih jauh, flek saat hamil adalah hal yang wajar dan 20 persen ibu hamil bakal mengalaminya saat kandungan menginjak usia 12 minggu pertama.

5. Sesak Napas

Sesak nafas tak selalu menandakan adanya penyakit pada paru-paru. Lebih dari itu, ia juga dapat menjadi tanda kehamilan 1 minggu. Rasa sesak tersebut muncul karena gejolak hormon progesterone menstimulasi otak untuk memberi sinyal pada paru-paru guna menarik udara lebih banyak.

Rasa sesak ini biasanya juga muncul pada masa akhir kehamilan. Kondisi tersebut terjadi karena ukuran janin yang semakin besar. Semakin besar ukuran janin, makan kemungkinannya dalam menghalangi paru-paru ibu untuk mengembang secara normal pun semakin besar.

6. Muncul Keputihan

Saat hamil muda, seorang perempuan biasa mengalami keputihan. Adanya keputihan tersebut berfungsi untuk menjaga sistem reproduksi agar tetap bersih, serta sebagai perlindungan pada sistem reproduksi dari infeksi. Sementara itu, perbedaan keputihan tanda hamil dengan keputihan saat periode menstruasi bisa dilihat dari perbedaan volumenya. Umumnya, volume cairan pada keputihan tanda hamil akan lebih banyak dan jumlahnya bisa bertambah hingga mendekati persalinan nanti.

7. Suhu Tubuh Meningkat

Perempuan hamil juga akan mengalami kenaikan suhu tubuh basal (suhu terendah pada pagi hari sebelum bangun dari tempat tidur). Adanya peningkatan suhu selama lebih dari dua minggu bisa jadi mengindikasikan ovulasi.

8. Payudara Lebih Sensitif

Saat sel sperma bertemu sel telur, payudara umumnya akan memberikan sejumlah respons yang sensitif. Pertama, muncul rasa nyeri saat disentuh. Kedua, terasa lebih besar atau penuh daripada biasanya. Ketiga, areola menjadi melebar dan menggelap.

9. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Meski tidak semua ibu hamil mengalaminya, adanya peningkatan frekuensi buang air kecil ini pada dasarnya adalah hal wajar. Pasalnya, rahim yang membesar akan menekan kandung kemih. Namun demikian, pola asupan makanan dan minuman juga dapat memengaruhi frekuensi kencing ini.

10. Sembelit

Perubahan hormon tak hanya membuat perempuan hamil menjadi lebih emosional, namun juga menyebabkan terjadinya sembelit selama kehamilan. Kondisi yang biasanya terjadi pada perempuan hamil di trimester pertama ini dipicu karena tingginya hormon progresteron. Dalam hal ini, semakin tinggi kadar progesteron dalam tubuh, maka semakin kurang rileks kerja usus, sehingga bisa mempersulit buang air besar (BAB).

Nah, demikian sejumlah ciri kehamilan yang sering tidak disadari. Jika Bunda masih ragu dengan tanda-tanda kehamilan yang dialami, segera periksakan diri ke dokter, ya!

Baca juga:

Sumber

Alodokter. (2020). 10 Tanda-tanda Kehamilan yang Wajib Diketahui. www.alodokter.com

Halodoc. (2018). Flek saat Hamil, Berbahaya atau Normal? www.halodoc.com

Liputan6. (2021). 15 Ciri-ciri Hamil Muda 1 Minggu Pertama yang Perlu Diketahui. www.liputan6.com