Penulis: Aulia Elsa| Editor: Aufia

Allah merupakan dzat Maha Sempurna yang telah menciptakan alam semesta dan isinya, termasuk diri kita sebagai manusia. Karena itu, Allah SWT memiliki sifat-sifat wajib yang hanya dimiliki oleh Allah saja. Selain sifat wajib, Allah SWT juga memiliki sifat mustahil atau sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah. 

Sebagai seorang muslim, kita harus mengetahui dan memahami baik sifat wajib maupun sifat mustahil Allah. Untuk lebih jelasnya, Catatan Bunda telah merangkumkan 20 sifat mustahil bagi Allah yang wajib umat muslim tahu. Berikut ini!

1. Adam

Adam memiliki arti tidak ada. Sehingga Allah SWT mustahil memiliki sifat adam karena Allah tidak mungkin tidak ada. Bumi, langit, semesta dan isinya merupakan bukti adanya Allah SWT. Hal itu juga tertulis dalam Al-Quran Surat Al-Araf ayat 54.

2. Huduts

Huduts berarti ada yang mendahului. Lawan dari sifat wajib Allah, Qidam yang artinya awal. Hal ini juga terdapat dalam Al-Quran:

“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Hadid: 3)

3. Fana

Fana artinya tidak kekal, rusak, binasa, atau musnah. Mustahil Allah memiliki sifat fana karena Allah bersifat kekal dan abadi. Semua yang ada di bumi akan musnah kecuali Allah SWT, sesuai dengan QS. Ar-Rahman: 26-27

4. Mumasalatu lil Hawadisi

Mumasalatu lil Hawadisi berarti serupa dengan makhluk. Lawan dari sifat wajib Allah, mukholafatul lil hawaditsi yang berarti berbeda dengan makhluknya. Allah SWT tidak mungkin menyerupai makhluknya, sesuai dengan firmannya dalam QS. Al-Ikhlas: 4.

5. Ihtiyaju Lighairihi

Ihtiyaju Lighairihi berarti membutuhkan orang lain. Ini merupakan sifat yang mustahil karena Allah berdiri sendiri dan tidak membutuhkan bantuan siapapun, bahkan dari makhluk ciptaannya sendiri.

6. Ta’adud

Ta’addud memiliki arti berbilang, Allah SWT mustahil bersifat Ta’addud karena Allah Maha Esa atau tunggal. Hal ini tercantum dalam ayat Al-Quran surat Al-Ikhlas.

7. ‘Ajzun

‘Ajzun memiliki arti lemah. sifat ini termasuk sifat mustahil karena Allah tidak lemah. Allah tidak akan mampu menciptakan alam semesta jika Allah bersifat lemah. Hal ini juga terdapat dalam ayat Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 20

8. Karahah

Karahah berarti terpaksa, Allah mustahil bersifat karahah karena Allah tidak terpaksa dalam melakukan apa yang dikehendaki. Sifat mustahil ini berlawanan dengan sifat wajib Allah, iradat atau berkehendak. Hal ini terdapat dalam ayat Al-Quran yang artinya:

“Maha Kuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS Al-Buruj: 16)

9. Jahlun

Jahlun berarti bodoh. Lawan dari ‘ilmun yang berarti mengetahui. Allah SWT mengetahui segala sesuatu yang tampak maupun yang tidak tampak. Hal ini terdapat dalam ayat Al-Quran:

“Sungguh, Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Hujurat: 18)

10. Mautun

Mautun berarti mati, ini berlawanan dengan sifat wajib Allah yaitu hayat atau hidup. Allah tidak akan pernah mati dan akan kekal. Hal ini terdapat dalam ayat Al-Quran yang artinya:

“Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.” (QS Al-Furqan: 58)

11. Shamamun

Shamamun memiliki arti tuli. Ini merupakan sifat mustahil bagi Allah karena Allah SWT Maha Mendengar. Allah mengetahui apa yang diucapkan hambanya baik secara langsung maupun dalam hati.

12. Ama

Ama berarti buta atau tidak melihat. Karena Allah dapat melihat apapun yang terjadi dan dilakukan hambanya. Baik yang terlihat maupun tersembunyi, tidaka ada yang luput dari penglihatan-Nya.

13. Bakamun

Bakamun memiliki arti bisu atau tidak berbicara. Ini merupakan sifat yang mustahil bagi Allah karena Allah memiliki sifat kalam atau beriman. Allah dapat menurunkan wahyu kepada para nabi merupakan bukti kalau Allah tidak bisu.

14. Kaunuhu ‘ajiyan

Arti dari Kaunuhu ‘ajiyan adalah zat atau keadaan yang lemah, sifat ini berlawanan dengan sifat Allah yaitu Qadiran atau kuasa. Allah tidaklah lemah, karena itu Allah tidak pernah tidur. Allah mengetahui apa yang terjadi di alam semesta ini.

15. Kaunuhu Karihan

Kaunuhu Karihan berarti terpaksa. Allah mustahil memiliki sifat terpaksa karena Allah bersifat muridan atau Maha Berkehendak. Semua yang ada dan yang terjadi di alam semesta terjadi atas kehendak dan kuasa Allah SWT.

16. Kaunuhu Jahilan

Kaunuhu Jahilan memiliki arti bodoh. Lawan dari sifat wajib Allah, aliman yang berarti mengetahui. Allah tidak mungkin memiliki sifat bodoh karena Allah menciptakan alam semesta beserta ilmunya. Allah juga maha mengetahui segala sesuatu.

17. Mayyitan

Mayyitan berarti mati, mustahil bagi Allah memiliki sifat ini karena Allah tidak mati atau menghilang walaupun wujudnya tidak bisa dilihat. Allah bersifat kekal dan tidak pernah tidur.

18. Kaunuhu Ashamma

Kaunuhu Ashamma berarti tidak bisa mendengar. Lawan dari sifat wajib Allah, sami’an atau Maha Mendengar. Bahkan kalau Bunda mengucapkannya dalam hati atau suara sekecil apapun. 

19. Kaunuhu ‘ama

Arti dari Kaunuhu ‘ama adalah tidak bisa melihat. Sifat ini kebalikan dari sifat wajib Allah, bashiran yang berarti melihat. Allah tidak mungkin tidak bisa melihat karena segala yang ada di dunia ini tidak luput dari penglihatannya, Allah mengetahui segala sesuatu yang terjadi.

20. Kaunuhu abkama

Kaunuhu abkama berarti zat yang bisu. Lawan dari mutakalliman atau Maha Berfirman. Wahyu kepada para nabi dan rasul merupakan bukti bahwa Allah tidak bisu.

Itulah 20 sifat mustahil bagi Allah SWT yang wajib Bunda ketahui, terutama untuk umat muslim. Semoga artikel ini dapat meningkatkan keimanan kita, ya Bund!

Baca Juga:

Sumber