Penulis: Diana Islami | Editor: Aufia

Kitab suci Al-Qur’an menjadi salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk seluruh manusia di muka bumi. Al-Qur’an diturunkan secara bertahap karena firman Allah SWT disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW tergantung pada sebab dan musababnya. 

Tentunya Bunda sudah tahu, bahwa firman Allah yang pertama diturunkan adalah surat Al-Alaq ayat 1-5. Bunda ingin mengetahui lebih jelas? Yuk, simak ulasan berikut!

urutan surat juz 30

Sejarah Turunnya Surat Al-Alaq Ayat 1-5

Melalui malaikat Jibril, Allah SWT menurunkan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu berupa firman Allah surat Al-Alaq 1-5. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada bulan Ramadhan tahun 610 masehi ketika Nabi Muhammad SAW berumur 40 tahun.

Di era tersebut, penduduk bumi sedang mengalami kemunduran akhlak, merea diselimuti kesesatan, menjadi umat musrik dan tenggelam dalam kebejatan. Tak terkecuali penduduk Mekkah.

Melihat hal tersebut, Nabi Muhammad memutuskan untuk mengasingkan diri di Gua Hira yang terletak di area pegununggan Kota Mekkah. Tujuannya untuk bertahannuts, yaitu beribadah di Gua Hira selama beberapa malam, dan tidak pulang ke rumah.”

Di dalam Gua Hira, Nabi Muhammad bermunajat kepada Allah, harapannya supaya dapat memperbaiki umat manusia di zaman tersebut. Tiba-tiba, atas perintah Allah, malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad dan menyampaikan wahyu pertama, Surat Al-Alaq ayat 1-5. Karena momen tersebut merupakan kali pertama Rasulullah bertemu dengan malaikat Jibril, maka beliau gugup dan takut luar biasa. 

Dalam pertemuan tersebut, Jibril memeluk Rasulullah SAW seraya berkata “Iqra!” Artinya Bacalah. Rasulullah pun menjawab “Aku tidak dapat membaca”. Kemudian Jibril kembali memeluk Rasulullah dan melepasnya sembari mengatakan “Iqra!”. Namun, jawaban Rasulullah masih sama “Aku tidak dapat membaca”.

Hingga akhirnya, malaikat Jibril memeluk Nabi Muhammad untuk yang ketigakalinya. Kemudian melepaskan pelukan tersebut sembari melafalkan “Iqra’ bismi rabbikal ladzi khalaq, khalaqal insana min alaq. Iqra wa rabbukal akram. Alldzi allama bil qalam. Allamal bil qalam. Allamal insana ma lam ya’lam.

Itulah rangkaian proses turunnya wahyu pertama untuk Nabi Muhammad SAW.

Kemudian, masih dalam keadaan gemetar Nabi Muhammad kembali ke rumah. Beliau langsung menemui Siti Khadijah, istrinya dan minta untuk diselimuti. Lalu, Nabi Muhammad SAW menceritakan pertemuan dengan malaikat Jibril dan tentang wahyu yang baru saja beliau dapat.

Keutamaan Surat Al-Alaq Ayat 1-5

Dari artinya, dapat disimpulkan keutamaan-keutamaan surat Al-Alaq yang bisa kita jadikan pedoman hidup, Bund! Yaitu:

1. Senantiasa menyebut nama Allah

Ayat pertama surat Al-Alaq mengandung perintah agar umat Islam senantiasa menyebut nama Allah SWT dalam setiap kegiatan. Dengan menyebut nama Allah, artinya kita minta perlindungan selama beraktivitas. Selain itu, kegiatan yang dilakukan murni atas nama Allah dapat meningkatkan kadar keimanan.

2. Biasakan membaca

Dalam ayat 1 dan 3 Allah mengatakan ‘bacalah’ artinya sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk membaca atau belajar. Tentu kita sudah tahu manfaat membaca, ya! Salah satunya adalah menambah ilmu pengetahuan. Setelahnya, kita dapat memanfaatkan ilmu untuk melakukan kebaikan.

Terlebih di era digital ini, sebelum menyebarkan berita dan berkomentar alangkah baiknya kita membacanya terlebih dahulu. Jangan sampai menyebarkan hoax.

3. Allah mengajarkan ilmu kepada hambanya

Ayat ke-2 menerangkan bahwa manusia diciptakan Allah dari segumpal darah. Kemudian di ayat ke-4 dan ke-5 dikatakan bahwa Allah mengajari manusia apa yang tidak diketahuinya. Merujuk dari peristiwa turunnya wahyu yang pertama, meskipun awalnya Nabi Muhammad tidak bisa membaca. Akhirnya atas izin Allah dan tuntunan malaikat Jibril, Nabi Muhammad dapat membacanya.

4.Tidak mudah menyerah

Dari peristiwa turunnya wahyu Al-Alaq ayat 1-5, kita dapat mengetahui bahwa Nabi Muhammad adalah sosok yang pantang menyerah. Beliau mengikuti bimbingan malaikat Jibril hingga berhasil mengikuti bacaan surat tersebut.

Itulah sejarah, bacaan arab, arti dan kandungan Surat Al-Alaq 1-5. Semoga kita diberi kesempatan untuk rutin mengamalkannya, Bund!

Baca Juga: