Penulis: Siti Rulli | Editor: Aufia

Pernahkah Bunda melihat seorang yang memiliki anak dengan jarak cukup dekat? Jika iya, bisa jadi itu tanda hamil kedua saat menyusui. Dan faktanya, fenomena yang kerap disebut dengan “kesundulan” ini lumayan umum terjadi.

Tapi bagaimana kemungkinan hal tersebut bisa terjadi? Bagaimanakah tanda-tanda hamil saat menyusui? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini, Bund!

Hamil kembali saat masa menyusui, bisakah?

Bisakah Hamil Saat Menyusui Bayi, Kenali 7 Tanda Berikut

Tahukah Bunda, sebenarnya masa menyusui bayi juga bisa jadi KB alami loh? Tingkat efektivitasnya pun tergolong tinggi, sekitar 98-99,5. Namun, meski begitu, peluang ‘hamil kembali’ mungkin saja bisa terjadi.

Umumnya, ketika si kecil di bawah usia 3 bulan kemungkinan hamil kembali sangat kecil. Sementara itu, ketika bayi berusia 3-6 bulan, peluang kembali hamil bisa saja terjadi. Hal ini karena, Bunda sudah kembali mengalami menstruasi atau kembali subur. So, ketika dibuahi, besar kemungkinan akan terjadi kehamilan.

Selain kembali menstruasi, frekuensi menyusui juga bisa menjadi faktor penyebab ‘kehamilan saat masa menyusui’, khususnya bagi Bunda yang jarang menyusui anaknya. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa, jika Ibu tidak menyusui si kecil secara langsung (pumping), kemungkinan bisa hamil saat menyusui bisa meningkat hingga 5,2%.

Tanda Hamil Lagi Saat Menyusui Bayi

arti mimpi hamil melahirkan

Karena dianggap sebagai KB alami dengan tingkat efektivitas tinggi, terkadang membuat hamil kembali saat menyusui tidak disadari. Untuk itu, berikut ini adalah tanda hamil lagi saat menyusui bayi yang patut Bunda ketahui.

1. Mudah lelah

Tanda pertama hamil ketika dalam masa menyusui membuat Bunda merasa mudah lelah. Ketika biasanya kondisi ini akan terjadi saat trimester dua, namun dalam kondisi hamil saat menyusui akan merasakan sejak trimester pertama.

2. Produksi ASI berkurang

Selanjutnya biasanya akan diikuti dengan produksi ASI yang berkurang. Sehingga ketika Bunda hamil saat menyusui akan membuat buah hati terlihat lapar meskipun sudah diberikan ASI.

3. Puting payudara terasa nyeri dan lembut

Ketika sedang hamil kembali saat menyusui membuat kondisi puting payudara terasa lebih sensitif lho Bunda! Umumnya Bunda akan merasakan sakit ketika memberikan ASI pada buah hati secara langsung. Jadi, ketika Bunda mendapati kondisi ini bisa jadi sedang hamil. Untuk itu, ada baiknya segera melakukan tes kehamilan.

4. Merasakan kram perut

Kram perut mungkin akan membuat Bunda berpikir bahwa akan menstruasi. Namun ketika kondisi ini cukup intens dialami bisa jadi tanda-tanda kehamilan lho Bunda. Terlebih ketika Bunda sudah telat haid. Biasanya kram atau kontraksi tersebut disebabkan oksitosin yang dibutuhkan ketika menyusui mengakibatkan kontraksi.

5. Merasakan haus berlebihan

Merasa sering haus menjadi hal yang umumnya dialami ketika menyusui. Hal ini disebabkan cairan dalam tubuh Bunda akan dikonsumsi buah hati. Namun ketika mengalami kehamilan tentu saja rasa haus tersebut semakin meningkat. Sebab tidak hanya buah hati membutuhkan cairan, tapi juga bayi dalam kandungan.

6. Berat badan menurun drastis

Setelah kehamilan terkadang Bunda menginginkan berat badan kembali normal, namun ketika turun secara drastis bisa jadi pertanda sedang hamil kembali. Apalagi ketika diikuti dengan mengalami mual dan muntah di pagi hari. Sehingga akan lebih baik jika Bunda melakukan tes kehamilan.

Bolehkah menyusui ketika hamil?

Peluang hamil kembali saat menyusui menjadi mungkin saja terjadi. Tapi apakah Bunda masih tetap bisa memberikan ASI kepada si buah hati? Jawabannya adalah kembali pada kondisi tubuh Bunda sendiri.

Jika dirasa tidak memicu kontraksi dan merasa nyaman maka di perboleh. Namun, ada baiknya konsultasikan dulu pada dokter untuk mendapatkan saran lebih lengkap sesuai kondisi Bunda. Sebab ketika merasa tidak apa-apa ketika menyusui disebabkan karena jumlah oksitosin yang dilepaskan tidak banyak.

Itulah tanda hamil saat menyusui bayi yang patut Bunda ketahui. Meskipun menyusui menjadi salah satu KB alami dengan tingkat efektivitas tinggi, namun peluang hamil kembali masih mungkin terjadi. So, jika mengalami gejala di atas, segera lakukan test kehamilan, Bund!

Baca juga:

Sumber